gerbang baru nusantara

Haul Bung Karno, DPRD Jatim Kirim Doa Saat Gelar Rapat Paripurna

Haul Bung Karno, DPRD Jatim Kirim Doa Saat Gelar Rapat Paripurna

Fathis Su'ud
Senin, 21 Juni 2021
Bagikan img img img img
Rapat paripurna DPRD Jawa Timur dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2020 yang bertepatan dengan haul Bapak Proklamator Bung Karno berlangsung cukup istimewa. 
 
Pimpinan rapat paripurna H Anwar Sadad sebelum memulai agenda pembacaan pandangan umum fraksi-fraksi oleh juru bicara masing-masing fraksi DPRD Jatim mengajak kepada seluruh hadirin untuk mengheningkan cipta dan memanjatkan doa bagi Ir Soekarno yang haulnya diperingati hari ini.  
 
"Hari ini 21 Juni adalah hari wafatnya Sang Proklamator, Penyambung Lidah Rakyat, Putra Sang Fajar, Bung Karno. Mengheningkan Cipta. Mulai!" ajak wakil ketua DPRD Jatim Anwar Sadad, Senin (21/6/2021).
 
Selain pimpinan dan anggota DPRD Jatim, turut pula hadir Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim dan mahasiswa dari salah satu Perguruan Tinggi di Surabaya yang ikut melihat langsung jalannya rapat paripurna DPRD Jatim.    
 
Suasana semakin haru lantaran saat mengheningkan cipta diiringi alunan lagu 'Mengheningkan Cipta'. Selanjutnya, Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jatim ini menyampaikan bahwa meski sudah hampir lima dekade wafat, Bung Karno tetap menempati ruang istimewa di hati bangsa dan rakyat Indonesia. 
 
Gus Sadad sapaan menegaskan bahwa Presiden Pertama RI itu merupakan konsolidator bagi tokoh-tokoh pendiri negara Indonesia dan perekat bagi elemen bangsa lainnya. "Hanya tokoh dengan kharisma yang kuat seperti Bung Karno yang mampu meredam semua perbedaan pemikiran dan gagasan, menyatukannya dalam ide Pancasila," kata keluarga besar Ponpes Sidogiri Pasuruan ini.
 
Menurut Anwar Sadad, masa paling krusial adalah masa-masa menjelang kemerdekaan. Sebab setelah bersatu berjuang melawan kolonialis Belanda dan Jepang, para tokoh bangsa berdebat keras dalam sidang-sidang BPUPKI maupun PPKI untuk membentuk negara baru, Indonesia. 
 
"Kita bersyukur, para pendiri bangsa ini membentuk negara Indonesia dengan pondasi yang sangat kuat yakni Pancasila sehingga negara Indonesia menjadi percontohan dunia dalam mempersatukan keragaman yang ada," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu