Merugikan Petani Dan Peternak Di Jatim, Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Pengurangan Pupuk Subsidi
Merugikan Petani Dan Peternak Di Jatim, Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Pengurangan Pupuk Subsidi
Anggota Komisi B DPRD Jatim Subianto mengatakan pemerintah harus punya kebijakan yang lebih kongkrit yang bisa dirasakan dan bermanfaat pada kedua belah pihak baik antara peternak telor maupun petani jagung di Jatim.
“Kebijakan Pak Jakowi di Blitar kemarin ada dampak positif dan negatif , positif nya harga jagung bisa langsung terkendali , di sisi peternak sedikit bisa bernafas , di sisi petani sangat terpukul “jelas pria asal Kediri ini saat dikonfirmasi, Minggu (3/10/2021).
Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan turunnya harga telur dan jagung,adalah salah satu dampat kebijakan pemerintah mengurangi alokasi pupuk subsidi secara nasional.
“Di jatim alokasi 2 ( dua ) tahun terakhir ini dikurangi kurang lebih 25 % , akibat nya petani yang sudah terbiasa menggunakan pupuk bersubdi secara berlebih , harus beralih menggunakan pupuk non subsidi yang harganya 2 kali pupuk subsidi yang berdampak petani jagung menjerit,”terangnya.










