gerbang baru nusantara

Antisipasi Varian Omicron, DPRD Jatim Gelar Vaksinasi Booster

Antisipasi Varian Omicron, DPRD Jatim Gelar Vaksinasi Booster

Fathis Su'ud
Senin, 24 Januari 2022
Bagikan img img img img
Sebanyak 120 anggota DPRD Jatim melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster di gedung DPRD Jatim, Senin (24/1/2020). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi pandemi yang belum kunjung usai khususnya munculnya varian baru Omicron.
 
Ketua DPRD Jatim Kusnadi mengatakan bahwa di Indonesia dan Jawa Timur khususnya saat ini sudah ditemukan kasus varian baru Omicron sehingga upaya antisipasi dan kewaspadaan perlu dilakukan semua pihak termasuk DPRD Jatim.
 
"Vaksin booster ini masih terbatas tidak semua masyarakat mendapat prioritas karena mendatangkan preparant vaksin serta penyimpanannya juga dilakukan secara khusus sehingga dilakukan secara bertahap. Hari ini vaksinasi booster dilaksanakan di DPRD Jatim untuk teman-teman dewan," kata politikus asal PDI Perjuangan. 
 
Ia mengakui, anggota DPRD Jatim cukup rawan terpapar Covid-19 karena aktivitas mereka menuntut bertemu dengan berbagai orang khususnya masyarakat yang ada di daerah pemilihannya sehingga vaksin booster ini memang diperlukan bagi anggota dewan.
 
Masih di tempat yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, bahwa kemarin sudah datang 129 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negara Malaysia di bandara Juanda. Setelah dilakukan screening melalui mekanisme entry test dan exit test yang sudah disiapkan ditemukan 2 orang yang terkonfirmasi positif covid-19. 
 
"Yang terkonfirmasi positif langsung dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya," kata Khofifah Indar Parawansa.
 
PMI asal Jatim yang akan dipulangkan dari berbagai negara, lanjut Gubernur Khofifah yang terkonfirmasi totalnya sebanyak 164 ribu orang. Dijadwalkan pada Rabu (26/1) besok akan datang sebanyak 268 orang PMI dari negara Brunai Darussalam.
 
"Mudah-mudahan kepulangan PMI asal Jatim ini berjalan dengan baik dan lancar karena semua persiapan sudah kita laksanakan dengan baik," pungkas mantan Mensos ini.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu