gerbang baru nusantara

Komisi C Sambut Baik Jajaran Komisaris dan Direksi Bank Jatim Terpilih

Komisi C Sambut Baik Jajaran Komisaris dan Direksi Bank Jatim Terpilih

Anik Hasanah
Jumat, 18 Maret 2022
Bagikan img img img img

Penyegaran jajaran komisaris dan penyimpan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) disambut kalangan positif DPRD Jawa Timur.

Bahkan Komisi C DPRD Jatim sebagai mitra kerja BUMD-BUMD milik pemprov Jatim berharap besar kinerja Bank Jatim kedepan lebih baik sehingga Bank Jatim dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan untuk pembangunan di Jatim.    

"Ini sesuai dengan tujuan pendirian Bank Jatim yaitu menjadi salah satu BUMD yang menjadi penyumbang PAD terbesar di Jawa Timur, serta menjadi pendorong dan pengungkit dari pertumbuhan ekonomi Jawa Timur," kata Anggota Komisi C DPRD Jatim Muhammad Fawait, Kamis (17/3/). 2024).

Lebih jauh mantan ketua Komisi C DPRD Jatim ini berharap Bank Jatim bisa membantu menumbuhkan lapangan kerja bagi masyarakat Jatim sehingga ujung -ujungnya ikut membantu tugas pemprov Jatim dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim itu juga tidak mempersoalkan asal usul jajaran komisaris maupun direksi Bank Jatim yang baru saja dilantik.

"Bagi kami yang penting bagaimana kinerja Bank Jatim kedepan jauh lebih baik. Yang kami dengar di luaran bahwa komut baru Bank Jatim itu punya pengalaman di Perbankkan Nasional jangan sampai kinerjanya justru biasa-biasa saja," tegas politikus asal Jember.

Ia mengakui kinerja Bank jatim pada tahun buku 2021 kurang begitu memuaskan karena Loan to Deposit Ratio (LDR) atau perbandingan jumlah total penyaluran kredit terhadap total dana yang diterima masih relatih masih rendah ketika dibandingkan dengan ketentuan aturan dari BI maupun OJK.    

"LDR yang masih rendah ini harus bisa ditingkatkan. Tujuannya supaya tidak bertentangan dengan ketentuan BI dan OJK. Sebab jika LDR sesuai ketentuan harusnya bisa membantu tugas Gubernur dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jatim," ungkap Gus Mufa sapaan akrab Muhammad Fawait.

Menurut alumnus Fakultas Ekonomi Unair, jika penyaluran kredit Bank Jatim bisa digenjot otomatis kegiatan perekonomian di Jatim juga akan lebih menggeliat. Apalagi jika kredit tersebut diberikan kepada pelaku UMKM yang selama ini diakui menjadi motor penggerak ekonomi Jatim.

"Jika Bank Jatim membiarkan masalah LDR yang masih rendah ini, tentu saja Bank Jatim tidak ikut membantu tugas Ibu Gubernur dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jatim," dalih Gus Mufa.

Komisi C DPRD Jatim melalui tupoksi yang sudah ada, tentu akan terus melakukan fungsi pengawasan (kontrol), apalagi jika itu berkaitan dengan upaya-upaya pengentasan kemiskinan dan sebagainya.

"Sekali lagi saya selamat, tugas besar menanti bagi jajaran komisaris dan jajaran penjaga. Komisi C melakukan fungsi kontrol akan terus sesuai tugas dan kewenangan yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan," pungkas Muhammad Fawait.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu