gerbang baru nusantara

Komisi E Bersama BPBD Jatim Tinjau Bintara dan Huntap Lumajang

Komisi E Bersama BPBD Jatim Tinjau Bintara dan Huntap Lumajang

Gegeh Bagus S
Selasa, 21 Juni 2022
Bagikan img img img img
rn

Anggota Komisi E DPRD Jatim bersama Kalaksa BPBD Jatim beserta jajaran meninjau lokasi hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) korban APG Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (21/6).

rn

 

rn

Giat kunjungan kerja (Kunker) anggota Komisi E DPRD Jatim ini dipimpin Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Artono dan diikuti sejumlah anggota, seperti, Hari Putri Lestari (FPDIP), Matur Husairi (PBB) dan Hadi Dediyansah (Gerindra). Turut mendampingi Kalaksa BPBD Jatim, yakni Kabid PK, Andhika N Sudigda; Kabid KL, Sriyono; Kabid RR, Satriyo Nurseno. Serta Kasi Rehabilitasi, Dhani Aribowo dan Kasi Rekonstruksi, Gunarso.

rn

“Sesuai laporan Bapak Kalaksa BPBD Jatim, hingga saat ini Huntap yang telah terbangun sebanyak 1951 unit dan Huntara yang terbangun sebanyak 590 unit,” kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Artono.

rn

Pihaknya mengapresiasi langkah BPBD Jatim bersama stakeholder terkait dalam penanganan korban APG Semeru. Bahkan, para korban saat ini sudah ada yang menempati Huntara dan Huntap yang sudah terbangun. Dengan adanya Huntara dan Huntap ini, pihaknya berharap bisa segera dihuni semuanya.

rn

Artono menambahkan, setelah berdialog dengan Misnanti (30), warga terdampak APG Semeru yang rumahnya tertimbun pasir dan diatasnya dibangun warung sebagai usaha keluarga. Pihaknya merasakan derita dari Misnanti. Sehingga dengan adanya Huntara dan Huntap ini bisa meringankan beban para korban APG Semeru.

rn

“Dengan adanya Huntara dan Huntap ini, kami berharap bisa meringankan beban para korban APG Semeru,” harapnya.

rn

Sementara itu, Kalaksa BPBD Jatim, Budi Santosa menambahkan, kunjungan pertama dilakukan di Huntara dan Huntap yang telah dihuni penyintas APG Semeru difable. Yaitu Tulus Susilowati, serta di Huntap nomor B1-01, ditempati Agus Rudi Hartono dan Siti Ermawati yang juga penyintas APG Semeru difable.

rn

“Dari Huntara dan Huntap yang telah siap, hingga saat ini baru sekitar 130 unit yang sudah dihuni,” jelas Kalaksa BPBD Jatim, Budi Santosa.

rn

Masih kata Budi, kunjungan bersama Komisi E DPRD Jatim ini tak hanya untuk melihat progres Huntara dan Huntap. Namun setelah melakukan dialog bersama warga terdampak APG Semeru, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada warga yang menempati Huntara dan Huntap.

rn

“Setelah berdialog, kami bersama anggota Komisi E DPRD Jatim menyerahkan bantuan. Kemudian kunjungan anggota Komisi E berlanjut ke Kampung Renteng Curahkobokan,” pungkasnya.

rn

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu