Exploitasi Migas Mulai Dilakukan di Tuban, Tol Ngaroban Mendesak Untuk Segera Dibangun
Exploitasi Migas Mulai Dilakukan di Tuban, Tol Ngaroban Mendesak Untuk Segera Dibangun
Pembangunan jalan tol antara Ngawi-Bojonegoro-Tuban (ngaroban)sangat mendesak diperlukan bagi wilayah tersebut. Mengingat diwilayah tersebut tahun depan sudah mulai dioperasikannya explotasi minyak dari negara Rusia di kabupaten Tuban.
" Saat ini sedang proses pembebasan lahan dimana informasinya tahun 2023 mendatang sudah mulai pengerjaan. Jalan tol yang merupakan proyek nasional tersebut harus segera dibangun mengingat di Tuban akan ada exploitasi minyak disana. Harapannya jalan tol ini bisa menunjang sarana transportasi kegiatan exploitasi tersebut,"jelas anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Surawi di Surabaya, senin (8/8/2022).
Surawi lalu membeberkan dari 3 wilayah kabupaten inilah, rute tol Ngaroban nantinya diperkirakan bakal melintasi 16 kecamatan yang ada di Bojonegoro. Dari 16 kecamatan itu, yakni dari Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Tambakrejo, Padangan, Purwosari, Ngasem, Gayam, Kalitidu, Dander, Bojonegoro, Kapas, Sukosewu, Balen, Sumberrejo, Kepohbaru, dan Kecamatan Baureno, terdapat total 68 desa yang bakal dilintasi proyek tol Ngaron.
Politisi partai Demokrat ini menjelaskan di Kecamatan Ngraho, ada tiga desa dari total 16 desa, yang terkena proyek jalan tol. Ketiga desa tersebut antara lain Desa Klempun, Desa Jumok dan Desa Nganti." Posisi jalan tol diproyeksikan berada di sebelah timur dari jalan lintas provinsi penghubung Kabupaten Bojonegoro- Kabupaten Ngawi,"jelasnya.
Sebagai catatan,kata Surawi, Kecamatan Ngraho, masuk daerah strategis. Sebab, kecamatan berjarak sekitar 43 kilometer dari Kota Bojonegoro ini, sebagai daerah perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah.
Tak hanya itu,sambung Surawi, Kecamatan Ngraho juga daerah pengembangan Bojonegoro bagian barat. Posisi kecamatan, dimana beberapa desa berada di pinggir Sungai Bengawan Solo. Di antaranya ada tempat wisata air bernama kracikan, yaitu saat kemarau, air mengalir di antara bebatuan di Sungai Bengawan Solo. "Dalam lima tahun terakhir, wisata desa ini banyak dikunjungi warga,"jelasnya.
Tol Ngaroban, jalan lintas cepat tanpa hambatan antara Ngawi Bojonegoro dan Tuban, tengah digodok untuk proses kesepakatan bersama antara 3 wilayah kabupaten tersebut. Tol yang nantinya memiliki panjang sekitar 116,78 Km, juga tengah dikonsultasikan secara publik kepada wilayah desa dan kecamatan yang dilalui.
Dari informasi data yang berhasil dihimpun blokBojonegoro.com, dari 16 kecamatan tersebut ada 3 wilayah kecamatan yang masing-masing hanya 1 desa dilintasi proyek jalan tol. Yaitu Kecamatan Tambakrejo, Gayam, dan Kecamatan Sukosewu.
Sementara itu, wilayah Kecamatan Kalitidu menjadi wilayah yang desanya paling banyak dilewati proyek, yakni 16 desa. Disusul Kecamatan Kepohbaru, yang desanya terlewati 9 titik.










