Partai Gerindra Jatim Bertekad Berdayakan Kaum Millenial Dengan Berbagai Pelatihan Ketrampilan
Partai Gerindra Jatim Bertekad Berdayakan Kaum Millenial Dengan Berbagai Pelatihan Ketrampilan
Masih tingginya angka pengangguran terbuka di Jatim, nampaknya menjadi perhatian Partai Gerindra Jatim. Pasalnya nilai investasi di Jatim sangat besar namun hal itu belum mampu menyerap tenaga kerja yang membutuhkan pekerjaan karena kebanyakan ketrampilan yang dibutuhkan tidak sesuai.
rnOleh karena itu DPD Partai Gerindra Jatim berinisiatif memberdayakan kaum millenial dengan berbagai pelatihan ketrampilan supaya mereka menjadi tenaga terampil yang bisa diserap industri.
rnTak tanggung-tanggung, tekad memberdayakan kaum millenial itu dipimpin lansung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad dengan memberikan contoh membuka 2 kelas pelatihan bagi pemuda di Kecamatan Kejayan dan Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.
rn"Di Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, kami berikan pelatihan audio visual. Sedangkan di Kecamatan Purwosari diberikan pelatihan service ponsel," kata Anwar Sadad usai membuka pelatihan ketrampilan untuk kaum millenial di Kantor Balai Desa Randugong Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, Senin (19/9/2022).
rnMenurut wakil ketua DPRD Jatim tujuan dari pelatihan ketrampilan dari Partai Gerindra adalah untuk menyiapkan tenaga terampil menyambut geliat investasi di Jatim yang dalam beberapa tahun terakhir meningkat pesat.
rn"Jika tidak menyiapkan tenaga terampil dengan baik, maka risikonya akan diisi oleh tenaga kerja asing," dalih politikus asal Pasuruan ini.
rnIa mengaku tak bisa menyembunyikan rasa penasarannya karena di satu sisi kinerja investasi di Jatim begitu moncer, tapi di sisi lain angka pengangguran tak kunjung membaik.
rn"Tingkat pengangguran terbuka di tahun 2022 naik 1,57 persen dibandingkan tahun 2020, padahal realisasi investasi pada paruh pertama 2022 tumbuh 69,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," beber Gus Sadad sapaan akrabnya.
rnMenurut Sadad, jika masalahnya ada pada minimnya tenaga terampil, maka pemerintah dapat mengoptimalkan balai-balai pelatihan yang dimiliki Pemprov dan BLK Komunitas di banyak daerah untuk pelatihan tenaga terampil yang dibutuhkan industri
rn.
rn"Mengoptimalkan 16 BLK dan puluhan LPK (Lembaga Pelatihan Kerja, red) serta BLK milik lembaga-lembaga lainnya merupakan cara paling efektif untuk menyiapakan tenaga kerja terlatih." pungkasnya.
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur










