gerbang baru nusantara

Gus Hilmy : Pentingnya Penguatan UMKM Pasca Pandemi

Gus Hilmy : Pentingnya Penguatan UMKM Pasca Pandemi

Rofik Hardian
Selasa, 18 Oktober 2022
Bagikan img img img img

Anggota DPRD Jawa Timur Ahmad Hilmy, S.Ag saat menjalankan tugas reses di Bangil Pasuruan menyampaikan dalam Rangkah kebangkitan ekonomi usai Pandemi covid -19 melanda pentingnya  Penguatan UMKM sebagai Penggerak Pemulihan Ekonomi Nasional khususnya di Jawa Timur. Pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap penurunan perekonomian nasional maupun global. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar Indonesia terhindar dari resesi ekonomi.

"Kebangkitan ekonomi bagi UMKM penting dan sekaligus menantang untuk memulihkan ekonomi di Jawa Timur  khususnya masyarakat yang ada di Dapil Pasuruan dan Probolinggo," terang Gus Hilmy sapaan akrab Ahmad Hilmy saat serap aspirasi masyarakat pada Sabtu ( 15/10/2022 ).

Anggota Komisi C DPRD Jatim bidang Keuangan ini menjelaskan  penguatan ekonomi khususnya oleh pelaku UMKM bertujuan  agar pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur   menyeluruh  berada dalam zona positif. Oleh karena itu, Ia mendorong pemerintah untuk  pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai motor ekonomi rakyat yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pemulihan ekonomi di Jawa Timur.

"Melalui pemberdayaan usaha mikro dapat membantu masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan hilangnya penghasilan karena usahanya terdampak pandemi Covid-19. Saat nya bangkit untuk pertumbuhan ekonomi dan penguatan UMKM," jelas putra H.Anisa Syakur Anggota DPR RI .

Gus Hilmy juga meminta pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mendorong tumbuhnya kembali usaha mikro. kecil, dan menengah lewat kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bagi usaha mikro, pemerintah antara lain memberikan hibah bagi usaha pemula, serta menambah dana LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) Koperasi dan UMKM yang dapat digunakan untuk pinjaman murah bagi UMKM.

"Pemerintah harus memberikan bantuan dana kridit lunak bagi pelaku UMKM agar mereka dapat mengembangkan usahanya," terangnya.

Selain itu masyarakat harus di berikan pengetahuan tentang IT gimana caranya memasarkan dagangannya melalui sosmed karena di era digitalisasi saat ini memaksa kita untuk mengikuti perkembangan jaman.

"Masyarakat yang tinggal di daerah pelosok banyak yang tidak melek digitalisasi , makanya perlu pengetahuan semacam pendidikan dan pelatihan  ( Diklat ) oleh pemerintah agar masyarakat bisa memahami sosmed secara online," jelas pria asal Bangil Pasuruan ini.
 
Selain itu juga pemerintah harus memberikan subsidi bunga dan mempermudah persyaratan kredit atau pembiayaan dan pendanaan bagi UMKM, di antaranya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta memberikan keringanan pembayaran pinjaman bagi UMKM.

"NIB jangan di persulit agar mereka bisa memasarkan dagangannya secara online dan yang terpenting kita dukung pelaku UMKM ini agar perekonomian bisa berkembang pasca Pandemi covid-19 , " pungkas Gus Hilmy yang juga seorang Gytaris handal.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu