gerbang baru nusantara

Kekeringan Panjang, Jatim Butuh Sumber Mata Air Baru

Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Deny Prasetyo mengatakan pihaknya berharap untuk Pemprov dan Pemkab di Jawa Timur mengusahakan untuk menemukan sumber mata air yang baru untuk mengatasi kekeringan di Jawa Timur yang diprediksi akan berkepanjangan.

Try Wahyudi
Rabu, 21 Juni 2023
Bagikan img img img img
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Deny Prasetyo

Surabaya: Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Deny Prasetyo mengatakan
pihaknya berharap untuk Pemprov dan Pemkab di Jawa Timur mengusahakan
untuk menemukan sumber mata air yang baru untuk mengatasi kekeringan
di Jawa Timur yang diprediksi akan berkepanjangan.

" Kalau dikirim jauh dari sejumlah tempat tentunya akan mengalami
keterbatasan. Namun, kalau sudah di masing-masing daerah disiapkan
sumber mata air yang terdekat tentunya akan melayani masyarakat secara
maksimal,"jelas politisi Partai NasDem ini, Rabu (21/6/2023).

Upaya maksimalisasi, lanjut Denny mencari sumber air bersih ini akan
terus dilakukan untuk memberikan substitusi ketika musim kemarau
terjadi. Terlebih di musim kemarau yakni Bulan Mei sampai September
2023 yang puncaknya diprediksi akhir Juli sampai agustus ini.

Pria asal Jember ini mengatakan potensi kekeringan di Jatim tahun 2023
ini diperkirakan terjadi di 27 kab/kota yang terdiri dari 221
kecamatan, 844 desa/kelurahan dan 1.617 dusun. Dengan rincian 500
desa kering kritis, 253 kering langka, dan 91 desa kering langka
terbatas.

“Petanya sudah sangat detail. Untuk itu intervensi penanganan
kekeringan ini butuh gotong royong dan kebersamaan baik dari Pemprov
Jatim, Pemkab setempat, maupun dari pihak kecamatan, desa, dusun
sampai para relawan. Ini tadi saya lihat ada BPBD, TAGANA, TKSK dan
pendamping PKH. Saya mohon jaga kekompakan dan guyub rukun untuk
memberikan layanan bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Sebagaimana diketahui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
telah menyebutkan bahwa musim kemarau 2023 di Jawa Timur diperkirakan
terjadi pada Mei 2023 hingga September 2023. Dimana puncak musim
kemarau akan terjadi di bulan Agustus 2023 dan akhir Juli 2023 bagi
sebagian wilayah di Jatim.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu