Dewan Jatim Dorong Peningkatan Jumlah Petani Milenial
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) Daniel Rohi, mengapresiasi keberadaan petani millenial yang saat ini sedang berkembang di Jawa Timur.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) Daniel Rohi, mengapresiasi keberadaan petani millenial yang saat ini sedang berkembang di Jawa Timur.
Senin (8/1/2024), Daniel mengungkapkan, bahwa saat ini tidak sedikit anak muda yang tidak malu untuk menjadi petani di wilayah pedesaan.
"Saya lihat ini menarik, karena tentu regenerasi, kaderisasi di bidang pertanian. Selama ini masa depan pertanian kita terganggu karena tidak ada yang mau melanjutkan," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya mendorong anak muda di wilayah lain, untuk mengembangkan pertanian ini tidak lagi konvesional, tetapi memanfaatkan teknologi.
"Dan mereka sudah mulai mengembangkan pakai sistem modern, yaitu tidak mengembangkan dengan bibit, tapi dengan kuktur jaringan," tambahnya.
Sementara itu, Faisal Falaki pemuda asal Sidoarjo juga mengapresiasi adanya petani millenial. Mengingat saat ini petani petani sudah mulai berumur. Sehingga dibutuhkan sosok tangguh di bidang pertanian.
"Dan memang pekerjaan sebagai petani adalah pekerjaan yang sangat penting. Karena sumber pangan kita ya dari petani ini. Semoga akan semakin berkembang," katanya.
Berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023 BPS Pusat, petani milenial yakni berusia 19-39 tahun di Jatim menjadi yang terbanyak dan menduduki peringkat pertama nasional.
Jumlahnya mencapai 971.102 orang, atau sebesar 15,71 persen dari total petani se-Indonesia sebanyak 6.183.009 orang.










