gerbang baru nusantara

Beri Kenyamanan Dan Keselamatan Penumpang, Travel Gelap di Jawa Timur Layak Ditertibkan

Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Siadi mengatakan pihaknya mendorong agar Pemprov dalam hal ini Dinas Perhubungan Jawa Timur menggandeng polda Jawa Timur untuk segera menertibkan kebaradaan travel gelap. Pasalnya, keberadaan travel gelap tersebut tidak dibekali dengan mengutamakan keselamatan penumpang.

Try Wahyudi
Sabtu, 13 April 2024
Bagikan img img img img
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Siadi

Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Siadi mengatakan pihaknya mendorong agar Pemprov dalam hal ini Dinas Perhubungan Jawa Timur
menggandeng polda Jawa Timur untuk segera menertibkan kebaradaan travel gelap. Pasalnya, keberadaan travel gelap tersebut tidak
dibekali dengan mengutamakan keselamatan penumpang.

"Belajar adanya kecelakaan lalu lintas maut di Tol KM 58 Jakarta-Cikampek yang menewaskan 12 penumpangnya saat mudik lebaran
lalu. Ini dikarenakan sopir ugal-ugalan yang dilakukan oleh travel gelap. Peristiwa ini jangan sampai terjadi di Jawa Timur. Saya
berharap agar Dishub dan Polda Jawa Timur melakukan koordinasi penertiban travel gelap, " ujar politisi Golkar ini, sabtu (13/4/2024).

Pria asal Malang ini mengatakan  insiden yang terjadi diTol KM 58 Jakarta-Cikampek yang menewaskan 12 penumpangnya pada Senin 8 April
2024 lalu itu, menjadi bahan evaluasi untuk seluruh dunia moda transportasi di Indonesia. " Tentunya travel gelap ini tak hanya di
ibukota saja, melainkan di seluruh pelosok Indonesia termasuk di Jawa Timur juga ada. Ini harus ditertibkan," jelasnya.

Salah satu alasan mendasar penertiban itu, sambung Siadi, agar ada jaminan keselamatan penumpang jika terjadi sesuatu yang tidak
diinginkan. "Misalnya ada asuransi dari perusahaan travel jika terjadi laka lantas. Setidaknya peristiwa di Jakarta beberapa waktu lalu
tersebut bisa menjadi pelajaran bagi semua terkait keberadaan travel gelap, " terangnya.

- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta aparat kepolisian untuk mengambil langkah tegas merazia angkutan travel gelap
atau tidak resmi, selama arus balik Lebaran 2024. Hal tersebut diminta Budi Karya, menyusul terjadinya kecelakaan maut
di KM 58 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada arus mudik Senin (8/4/2024) lalu, dimana sebanyak 12 penumpang GranMax yang merupakan
travel gelap tewas terbakar.

Budi Karya mengatakan, hasil koordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT menunjukan bahwa pihak travel telah
menggunakan mobil Gran Max yang mengalami kecelakaan selama empat hari tanpa henti mengangkut penumpang

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu