Disbudpar Diminta Jamin Keselamatan dan Kenyamanan di Tempat Wisata
Insiden jatuhnya turis mancanegara asal China di Gunung Ijen Banyuwangi harus dijadikan pelajaran. Jika terus terjadi, wisata Indonesia akan tercoreng di mata internasional akan ketidak kenyamanan dan keselamatan untuk wisatawan.
Insiden jatuhnya turis mancanegara asal China di Gunung Ijen Banyuwangi harus dijadikan pelajaran. Jika terus terjadi, wisata Indonesia akan tercoreng di mata internasional akan ketidak kenyamanan dan keselamatan untuk wisatawan.
Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agus Dono Wibawanto mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur harus segera bertindak untuk mencari solusi dalam pemberian keselamatan dan kenyamanan di tempat - tempat wisata di Jatim. menilai persoalan keselamatan dan kenyamanan pariwisata tidak bisa diabaikan atau beralasan lalai.
"Sektor Pariwisata sangat diperlukan oleh Bangsa Indonesia, karena dapat menyerap persoalan ekonomi, politik dan keamanan," ujar Agus Dono, dikonfirmasi, Rabu, 24 April 2024.
Jika pemerintah segera menindaklanjuti insiden tersebut, maka kasus ini tidak sampai di blow up oleh turis asing terkait tingkat keselamatan wisata di Jatim.
"Ini penting sekali karena menyangkut pencitraan, begitu ada persoalan langsung ada solusi yang bagus," paparnya.
Agus Dono menegaskan, salah satu solusi yang bagus adalah kemauan pemerintah untuk memperbaiki soal safety tempat wisata. Selain itu, sering sosialisasi soal himbauan kepada masyarakat terhadap persoalan keselamatan dan kenyamanan pariwisata.
Politisi asal Partai Demokrat itu berharap Disbudpar harus mengumpulkan pemandu-pemandu wisata, untuk sosialisasi soal peringatan yang menyangkut keamanan harus diutamakan. Mengingat persoalan pariwisata orang cenderung lalai. Apalagi wisatawan biasanya mencari angel yang bagus, seperti pagi hari dan Sunset
"Apalagi malam hari ada embun. Untuk itu informasi soal keselamatan itu penting bisa ditempel di sudut -sudut tempat yang biasa dipakai untuk spot foto. Jangan sampai tempat spot foto tidak ada peringatan," pintanya
Tak hanya itu saja, pendamping wisata juga harus mengingatkan agar tidak boleh foto di luar spot yang telah ditentukan. Dengan begitu, pemandu tidak boleh melepaskan wisatawan sendiri.
"Pemandu wisata harus bisa memberi edukasi yang tertib. Maka siapapun yang naik harus diedukasi dilarang disini situ. Harus jelas," pungkasnya.










