Pansus RPJPD DPRD Jatim Soroti Pemerataan Pembangunan di Madura
Kab. Pamekasan - Wakil Ketua Pansus Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) DPRD Provinsi Jawa Timur Agus Dono Wibawanto menyoroti pemerataan pembangunan di wilayah Madura. Hal ini disampaikan usai melakukan Focus Group Discussion (FGD) Pansus RPJPD DPRD Provinsi Jawa Timur ke Badan Koordinasi Wilayah Pemerintah dan Pembangunan Prov. Jatim (Bakorwil IV) di Pamekasan, Kamis (13/6/2024).
Kab. Pamekasan - Wakil Ketua Pansus Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) DPRD Provinsi Jawa Timur Agus Dono Wibawanto menyoroti pemerataan pembangunan di wilayah Madura. Hal ini disampaikan usai melakukan Focus Group Discussion (FGD) Pansus RPJPD DPRD Provinsi Jawa Timur ke Badan Koordinasi Wilayah Pemerintah dan Pembangunan Prov. Jatim (Bakorwil IV) di Pamekasan, Kamis (13/6/2024).
“Kami berharap Pemprov Jatim dapat memperhatikan pemerataan pembangunan di kabupaten-kabupaten yang ada di Jawa Timur. Kami ingin ditahun 2025-2045 Madura ini benar-benar menjadikan satu wilayah yang berkembang, namun jika tidak didukung dengan sumber daya manusia dan infrastruktur terutama jalan raya penghubung antar kabupaten dan mode transportasi lain mulai dari darat laut dan udara yang tidak maksimal maka masyarakat pun akan tetap mengalami kesulitan,” ujar Agus Dono.
Agus Dono menambahakan bahwa perlu koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan angka pembangunan di Jawa Timur.
“Konektivitas antar empat kabupaten ini sangat penting, salah satunya bentuknya melalui program pembangunan Pelabuhan, Kereta api dan pembangunan jalan nasional. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan kontribusi yang besar karena program-program ini tidak dapat didukung oleh APBD Pemerintah Provinsi yang kurang besar. Selain itu, kami ingin Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program di aspek pendidikan dan aspek kesehatan masalah guru dan masalah dokter maupun tenaga medis yang lain di kepulauan selanjutnya Antar antar wilayah kabupaten tidak tidak egosentris karena di Madura di beberapa kabupaten jalannya masih belum connecting antar Kabupaten pemerintah provinsi harus segera mendorong pembangunan antar Kabupaten,” pangkasnya.










