Berita
Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jatim Hj. Lilik Hendarwati
Berita Dewan

Komitmen Galakkan Kegiatan UMKM untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Kemandirian Ekonomi Warga Surabaya

Serangkaian acara peringatan HKJS Hari Jadi Kota Surabaya yang ke 731 masih terus berlangsung menandai  antusiasme warga Surabaya untuk merayakannya.  Kemeriahan acara yang terus berlangsung selama bulan Mei membuat warga terlelap dalam suka cita yang panjang, lupa bahwa Surabaya masih menyisakan serangkaian pekerjaan yang harus dievaluasi terutama menyangkut bidang pembangunan yang belum tercapai.

Norah Hasanah Minggu, 30 Juni 2024

Serangkaian acara peringatan HKJS Hari Jadi Kota Surabaya yang ke 731 masih terus berlangsung menandai  antusiasme warga Surabaya untuk merayakannya.  Kemeriahan acara yang terus berlangsung selama bulan Mei membuat warga terlelap dalam suka cita yang panjang, lupa bahwa Surabaya masih menyisakan serangkaian pekerjaan yang harus dievaluasi terutama menyangkut bidang pembangunan yang belum tercapai. Terutama kaitannya dengan program peningkatan kesejahteraan  warga masyarakat yang belum maksimal dan dirasakan belum merata.

“ Menurut saya banyak hal yang harus dibenahi. Kalau daerah perkotaan kita harus mengakui memang sudah cukup baik tetapi untuk daerah pinggiran perlu perhatian lebih serius lagi. Peringatan HKJS jangan membuat kita terlena bahwa masih banyak tanggung jawab kita kepada masyarakat Surabaya yang masih  kurang dan harus dipenuhi.  Saya sendiri  intens menggalakkan program yang bisa memberdayakan kaum perempuan untuk lebih aktif dan produktif terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarganya, yakni kegiatan UMKM” kata Hj. Lilik Hendarwati, anggota Komisi C DPRD Provinsi Jatim dari PKS.

Bahkan program program aplikatif untuk warga Surabaya sebagai  wilayah  yang memberangkatnya sering didiskusikan  satu satunya anggota perempuan di fraksi PKS  ini baik di fraksi maupun Komisi DPRD Provinsi Jatim.  Upaya ini dilakukan agar program ini tidak hanya  mengena namun juga tepat sasaran. Targetnya,  akan semakin banyak pelaku UMKM dan menjadi pilihan aktifitas yang  diminati  dan digeluti terutama untuk kaum perempuan Surabaya.   Menjadikan perempuan perempuan  maju memiliki potensi unggulan, berdaya produktf dan mandiri secara ekonomi adalah target yang ingin dicapai  istri salah satu Guru Besar ITS ini.

Ia melihat sendiri masih banyak keluarga warga Surabaya terutama warga pinggiran Surabaya yang belum memiliki rumah. Dengan memberdayakan kaum perempuan, tidak hanya persoalan ekonomi keluarga yang teratasi, namun  perlahan namun pasti kemampuan untuk memperoleh kesempatan memiliki rumah sangat dimungkinkan. Karena dengan menjadi pelaku UMKM, tidak hanya produktif secara ekonomi namun juga  pendapatan yang semakin bertambah. Karena melalui program pengenalan  dan penguatan kegiatan UMKM, ada kesempatan untuk dibantu dengan program program pelatihan lengkap, mulai kiat memproduksi bahan mentah menjadi bahan jadi dan layak konsumsi, pelatihan packaging kemasan yang baik  dan layak jual hingga pelatihan marketing digital, sehinga akses penjualan semakin meluas.  Bahkan Hj Lillik bekerja sama dengan dinas Koperasi dan  Disperindag Provinsi Jatim untuk mengfasilitasi  pengurusan NIB secara gratis, sebagai legalitas untuk memulai usaha.

Ke depan, ia berharap akan ada program  perumahan yang adil  untuk warga Surabaya. Sehingga  warga Surabaya di daerah pinggiran juga ikut menikmati sukses Surabaya dalam membangun kota dan warganya. Hj Lilik juga berkomitmen akan terus menggalakkan program UMKM  bagi seluruh warga Surabaya sampai kesejahteraan ekonomi bisa merata dan dirasakan seluruh warga Surabaya. Peningkatkan ekonomi keluarga dengan penguatan UMKM ditambah fasilitasi yang memudahkan para pelaku UMKM agar bisa terus berkembang. Salah satunya akses permodalan dengan bunga rendah dari Bank Jatim agar memudahkan dan usaha semakin lancar.