Cegah Rambah Ke Pemukiman Warga, Pemerintah Perlu Gercep Padamkan Karhutla Gunung Merapi Ungup-Ungup Banyuwangi
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Martin Hamonangan mendorong pemerintah untuk secara maksimal dan gercep (gerak cepat) untuk memadamkan kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Martin Hamonangan mendorong pemerintah untuk secara maksimal dan gercep (gerak cepat) untuk memadamkan kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
"Segera lakukan secara maksimal untuk pemadaman agar tidak meluas kebakarannya,"jelas politisi PDI Perjuangan ini saat dikonfirmasi, selasa (20/8/2024).
Martin mengatakan BPBD propinsi dan setempat untuk mengerahkan seluruh personel dan sarana untuk mengantisipasi apabila api terus membesar dan mendekat ke arah kaki gunung."Tujuannya supaya api tak masuk ke lahan warga atau permukiman,"jelasnya.
Dikatakan oleh dia, sekarang ini di bulan Agustus 2024, Jawa Timur memasuki musim kemarau dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Banyuwangi. Oleh karena itu, lanjutnya, dirinya meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
“Kita harus waspada dan bersiap menghadapi musim kemarau ini. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan selalu menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran,” tambahnya.
Martin berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sumber air agar tidak mengalami kekeringan yang dapat memperburuk kondisi selama musim kemarau.“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat mengatasi tantangan musim kemarau ini dengan lebih baik. Mari kita jaga lingkungan kita dan selalu waspada terhadap potensi bencana,”
tutupnya.
Kebakaran melanda kawasan hutan di Gunung Merapi Ungup-Ungup, Banyuwangi pada Senin malam, 19 Agustus 2024.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi masih melakukan pemantauan di lokasi kebakaran. Dari instansi tesebut kebakaran terdeteksi sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, karena akses yang sulit menuju lokasi membuat tim BPBD belum dapat melakukan penanganan langsung.
BPBD juga telah menyiapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran di wilayah lain yang berisiko tinggi terbakar. Mereka akan terus memantau perkembangan situasi di Gunung Merapi Ungup-Ungup dan bersiaga jika api meluas lebih jauh.










