gerbang baru nusantara

DPRD Jatim Dukung Langkah Pemerintah Berantas Judi dan Pinjaman Online

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Abdullah Muhdi, menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, dalam memberantas judi online dan pinjaman online. Sebagai Ketua Umum PKB, Cak Imin telah menginstruksikan kader PKB di Jawa Timur untuk turut aktif memerangi dua masalah ini yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Gegeh Bagus S
Senin, 09 Desember 2024
Bagikan img img img img
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Abdullah Muhdi

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Abdullah Muhdi, menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, dalam memberantas judi online dan pinjaman online. Sebagai Ketua Umum PKB, Cak Imin telah menginstruksikan kader PKB di Jawa Timur untuk turut aktif memerangi dua masalah ini yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

“Secara pribadi, saya sangat mendukung langkah memerangi judi online dan pinjaman online. Dampaknya sangat buruk, baik untuk perekonomian masyarakat maupun lingkungan sosial, bahkan berpotensi menghambat tercapainya visi Indonesia Emas,” ujar Muhdi, Senin (9/12/2024).

Menurut politisi muda PKB tersebut, judi online dan pinjaman online tidak hanya merugikan masyarakat secara finansial, tetapi juga menciptakan masalah sosial yang mendalam. Ia menilai pemberantasan kedua hal ini membutuhkan sinergi dari semua pihak.

“Penindakan judi online tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri atau dengan langkah parsial. Harus ada kolaborasi antara aparat penegak hukum, tokoh masyarakat dan agama, pemerintah, serta masyarakat itu sendiri,” katanya.

Muhdi juga mengusulkan langkah-langkah konkret, seperti penindakan terhadap server dan bandar judi online, pemblokiran situs-situs yang menyediakan layanan tersebut, dan pembinaan keagamaan untuk menguatkan moral masyarakat. Di sisi lain, edukasi tentang bahaya judi online juga harus menjadi prioritas, terutama kepada kelompok yang rentan, termasuk generasi muda.

“Selain penindakan, edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online juga sangat penting. Ini menyentuh langsung entitas paling rentan, yaitu masyarakat itu sendiri,” tambahnya.

Ia menekankan peran keluarga dalam mencegah penyebaran dampak buruk judi online. “Penguatan di lingkungan keluarga sebagai entitas terkecil dalam masyarakat harus dilakukan. Kesadaran harus dimulai dari rumah,” ujarnya.

Instruksi Cak Imin ini menjadi perhatian serius bagi PKB di Jawa Timur. Dengan kolaborasi dan langkah yang terpadu, diharapkan judi online dan pinjaman online yang sudah meresahkan masyarakat dapat diberantas hingga ke akarnya. 

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu