gerbang baru nusantara

Reses DPRD Jatim, Musyafak Rouf Pastikan Kebijakan Pembangunan Sesuai Aspirasi Rakyat

Ketua DPRD Jatim, M. Musyafak Rouf, serap aspirasi masyarakat di Panjang Jiwo, Surabaya, pada Reses I 2024, mendengar kebutuhan fasilitas ibadah, layanan kesehatan, dan sarana olahraga.

Syaiful Anam
Rabu, 11 Desember 2024
Bagikan img img img img

Kota Surabaya – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Musyafak Rouf, memanfaatkan masa Reses I Tahun 2024 untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam kunjungannya ke Panjang Jiwo, Kec. Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Senin, 18 November 2024. Musyafak menyatakan komitmennya untuk memastikan pembangunan yang lebih merata di Jawa Timur.

Musyafak mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan fasilitas tempat ibadah, layanan kesehatan seperti ambulans darurat gratis, hingga sarana olahraga untuk anak-anak. Salah satu warga, Hamdan Soleh, 60, menyampaikan harapannya agar pemerintah lebih memperhatikan pembangunan tempat ibadah yang layak demi kenyamanan beribadah.

Rani Kusumawati, warga lainnya, berharap adanya ambulans darurat yang mudah diakses serta fasilitas sosial seperti sarana olahraga untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Musyafak memastikan bahwa semua masukan akan ditindaklanjuti dengan serius melalui koordinasi dengan dinas terkait. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan rakyat adalah prioritas utama.

“Kami mendengar dan mencatat semua aspirasi ini. Kami pastikan akan ada tindak lanjut konkret, karena pemerintah harus hadir memberikan solusi,” ujarnya.

Musyafak menekankan bahwa aspirasi yang dihimpun selama masa reses akan menjadi landasan penting dalam perencanaan kebijakan publik. Menurutnya, reses adalah waktu bagi anggota dewan untuk bekerja di tengah masyarakat, mendengar langsung permasalahan yang ada, dan memastikan kebijakan pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan rakyat.

Ia juga mendorong anggota DPRD lainnya untuk memanfaatkan masa reses dengan maksimal, sehingga aspirasi masyarakat dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan. Musyafak optimis bahwa dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, kebijakan pembangunan yang inklusif dan merata dapat tercapai. “Masa reses adalah kesempatan berharga untuk memahami kebutuhan rakyat. Dengan aspirasi yang jelas, kita bisa memastikan pembangunan yang tepat sasaran,” tegasnya.

Musyafak mengapresiasi antusiasme masyarakat yang aktif memberikan masukan selama masa reses. Partisipasi ini, menurutnya, adalah bukti nyata adanya kepercayaan kepada pemerintah untuk menciptakan perubahan positif. Ia juga optimis bahwa aspirasi yang dihimpun akan menjadi dasar kebijakan yang berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat di Jawa Timur. “Kerja sama yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan semua pihak terkait akan memastikan manfaat pembangunan dirasakan oleh semua,” pungkas Musyafak.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu