Diterjang Banjir Dan Longsor, Warga Bondowoso Butuh Cepat Air Bersih
Masyarakat Bondowoso sangat membutuhkan air bersih mengingat beberapa hari terakhir mengalami banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Masyarakat Bondowoso sangat membutuhkan air bersih mengingat beberapa hari terakhir mengalami banjir dan longsor di wilayah tersebut.
"Saya mendorong agar pemerintah propinsi dan kabupaten setempat melalui BPBD nya untuk segera mengirimkan air bersih. Warga Bondowoso sangat berharap kebutuhan air bersih, "jelas anggota komisi D DPRD Jawa Timur Martin Hamonangan, Minggu (9/2/2025).
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan dari bencana banjir dan longsor di Bondowoso, ada 95 rumah rusak ringan, 16 rusak berat dan tiga di antaranya hanyut terseret banjir. Selain itu banjir juga menghancurkan empat dam, satu jembatan dan menyebabkan jalan ambles.
"Dari laporan yang masuk ke saya dari tim saya yang sudah turun disana, diketahui juga banjir juga membawa material lumpur yang masuk ke dalam lembaga pendidikan serta merusak aspal jalan,"tuturnya.
Dampak musibah tersebut,sambung dia, warga kesulitan air bersih sehingga mau tidak mau untuk memenuhi kebutuhan hidup terpaksa menggunakan air keruh untuk memasak dan mencuci karena sumur mereka tercemar lumpur.
"Air bersih dan air minum menjadi kebutuhan mendesak bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.Selain itu, sembako juga diperlukan karena banyak bahan makanan warga yang tersapu banjir," ungkapnya.
Sekedar diketahui,berdasarkan data BPBD Kabupaten Bondowoso, banjir bandang ini telah mempengaruhi 95 jiwa. Selain itu, 37 rumah mengalami kerusakan, dengan 17 di antaranya rusak berat.
Pemerintah dan BPBD terus berupaya membuka akses jalan agar bantuan lebih cepat tersalurkan. Warga berharap pasokan air bersih dan bantuan logistik segera datang untuk meringankan dampak banjir bandang di Bondowoso.










