Ramadan, DPRD Jatim Ajak Instansi untuk Donor Darah
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim), mengajak instansi baik pemerintah maupun swasta, untuk menggelar aksi donor darah selama bulan suci Ramadan. Hal itu untuk membantu ketercukupan stok darah di PMI.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim), mengajak instansi baik pemerintah maupun swasta, untuk menggelar aksi donor darah selama bulan suci Ramadan. Hal itu untuk membantu ketercukupan stok darah di PMI.
Anggota Komisi E, DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, mengatakan, keterlibatan instansi khususnya selama bulan Ramadan ini sangat diharapkan, lantaran stok darah di PMI mengalami penurunan, karena turunnya jumlah pendonor.
"Ini adalah suatu kegiatan yang baik ya, tadi disampaikan dari Palang Merah Indonesia Surabaya kebutuhan darah per harinya itu sangat tinggi, dan di bulan puasa ada penurunan donor darah, maka dibutuhkan kerjasama, dibutuhkan gotong royong, untuk membantu kemanusiaan," katanya.
Selain instansi perusahaan, PMI juga diharapkan menggandeng Pemerintah Daerah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Kota. Bahkan juga organisasi masyarakat (Ormas) hingga Organisasi keagamaan.
"Jadi tidak hanya perusahaan, tapi juga organisasi masyarakat, lembaga masyarakat, tokoh tokoh masyarakat, untuk menggerakkan, mau donor darah. Karena sebenarnya informasi untuk mengakses menjadi pendonor ini kan tidak semua orang mengetahui, nah mungkin PMI ada sosialisasi," katanya.
Berdasarkan data dari UTD PMI Kota Surabaya, saat ini stok darah mencapai 1500 kantong darah. Dan saat Ramadan, biasanya pendonor mengalami penurunan hampir 40 persen dibandingkan dengan hari biasa.










