DPRD Jatim Terima Keluhan Wali Murid Terkait Biaya Seragam Sekolah yang Tinggi
Surabaya – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menerima sejumlah keluhan dari masyarakat mengenai tingginya biaya seragam sekolah di SMA/SMK negeri yang dianggap memberatkan para wali murid. Keluhan ini disampaikan saat Fuad melaksanakan reses di Surabaya pada Rabu (26/3/2025).
Surabaya – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menerima sejumlah keluhan dari masyarakat mengenai tingginya biaya seragam sekolah di SMA/SMK negeri yang dianggap memberatkan para wali murid. Keluhan ini disampaikan saat Fuad melaksanakan reses di Surabaya pada Rabu (26/3/2025).
Fuad menilai, sistem pengelolaan SMA/SMK yang berbeda dengan sebelumnya memunculkan berbagai iuran tambahan, termasuk pembelian seragam melalui koperasi sekolah yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan harga di pasaran, ditambah biaya penjahitan yang semakin menambah beban orang tua siswa.
“Sekolah kini justru menjadi sumber pendapatan tambahan, dengan iuran komite yang membebani wali murid,” ujar Fuad.
Menanggapi hal ini, Fuad menyatakan bahwa DPRD Jatim akan mendorong kebijakan yang lebih fokus pada peningkatan kualitas pendidikan tanpa menambah beban finansial masyarakat. Ia juga mengusulkan adanya subsidi untuk membuat biaya pendidikan lebih terjangkau.
Selain itu, dalam reses tersebut, Fuad juga menerima keluhan mengenai kualitas layanan kesehatan di rumah sakit pemerintah. Ia berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperbaiki layanan kesehatan.
Fuad juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap program yang mengklaim memberikan keuntungan bagi UMKM namun justru meminta biaya tambahan, yang berpotensi menjadi modus penipuan. Ia berjanji akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mencegah kasus serupa.










