PT BPR Jatim(Perseroda) Diminta Tak Persulit Kredit Untuk UMKM
Anggota komisi C DPRD Jawa Timur Mohammad Soleh mengatakan pihaknya mendorong agar PT BPR Jawa Timur (Perseroda) untuk mempermudah pemberian kredit bagi para pelaku umkm di Jawa Timur.
Anggota komisi C DPRD Jawa Timur Mohammad Soleh mengatakan pihaknya mendorong agar PT BPR Jawa Timur (Perseroda) untuk mempermudah pemberian kredit bagi para pelaku umkm di Jawa Timur.
"Permudah jangan sulit persyaratannya karena saat saya turun di dapil yaitu di Mojokerto banyak mengeluh sulitnya pengajuan kredit dari bank tersebut,"terang politisi Demokrat ini, Jumat 16 Mei 2025.
Soleh mengatakan pemerintah meminta perbankan agar tidak mempersulit pemberian kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). "Permintaan ini bertujuan untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja,"tuturnya.
Tak hanya itu, Soleh mengatakan PT BPR Jawa Timur (Perseroda) diharapkan juga turut serta membantu pelatihan pengembangan usaha bagi para pelaku UMKM di Jawa Timur.
"Harus dibimbang untuk pengembangan usahanya termasuk membantu juga permodalan untuk pemasaran,"jelasnya.
Selain untuk UMKM, sambungnya, ke depan, pihaknya berharap cakupan pemberian kredit dari PT BPR Jawa Timur (Perseroda) juga membantu sektor pertanian."Petani ingin mendapatkan kredit untuk membeli kebutuhan mereka.Ini perlu ditindaklanjuti oleh pihak bank. Ini hasil temuan saya dilapangan,"jelasnya.
Pemerintah, melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia (BI), terus mendorong perbankan untuk tidak mempersulit pemberian kredit, terutama untuk mendukung program pemerintah. Tujuannya adalah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan pelaku usaha, termasuk UMKM, dapat mengakses pembiayaan yang dibutuhkan










