gerbang baru nusantara

DPRD Dukung Usulan Aplikasi Ojol Lokal di Jatim

Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi NasDem, Husnul Arif, menyampaikan dukungannya terhadap usulan pengembangan aplikasi ojol lokal di Jawa Timur. Usulan ini sebelumnya disampaikan oleh perwakilan dari Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) sebagai solusi untuk meningkatkan kemandirian digital daerah.

Anik Hasanah
Selasa, 20 Mei 2025
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi NasDem, Husnul Arif saat mengutarakan pendapatnya pada rapat dengan pendapat bersama perwakilan ojol

Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi NasDem, Husnul Arif, menyampaikan dukungannya terhadap usulan pengembangan aplikasi ojol lokal di Jawa Timur. Usulan ini sebelumnya disampaikan oleh perwakilan dari Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) sebagai solusi untuk meningkatkan kemandirian digital daerah.

“Saya pikir itu adalah sebuah usulan yang sangat bagus,” ujar Husnul Arif saat ditemui di Gedung DPRD Jatim, Selasa (20/5/2025). 

Menurutnya, pengembangan aplikasi ojol lokal bisa menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan persaingan sehat dan berpihak pada masyarakat.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya memperhatikan aspek regulasi sebelum aplikasi lokal tersebut direalisasikan. “Kita harus memastikan masalah regulasi. Regulasi saja, coba nanti ada kajian-kajian,” katanya.

Husnul menjelaskan bahwa kajian tersebut nantinya bisa mengarah pada pembentukan peraturan daerah (Perda) sebagai payung hukum. Ia menilai, Perda akan memberikan landasan yang kuat bagi pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan aplikasi lokal.

“Kalau Perda ini masuk nomenklatur maupun undang-undang yang bisa memunculkan aplikasi lokal, itu sangat bagus,” ucapnya. Dengan begitu, pengembangan aplikasi tersebut tidak akan menabrak aturan yang ada.

Ia menegaskan, selama aturan yang berlaku tidak dilanggar, maka gagasan aplikasi lokal bisa dijalankan dengan baik. “Intinya ketika itu dibikin dan tidak menabrak aturan yang ada, pasti oke,” tegasnya.

Husnul berharap agar usulan tersebut tidak hanya berhenti sebagai wacana, tetapi dapat segera direalisasikan. Menurutnya, dengan adanya aplikasi lokal, masyarakat akan diuntungkan karena adanya kompetisi yang sehat.

“Dengan adanya aplikasi lokal itu maka akan kompetitif dan nanti akan berpihak kepada masyarakat,” katanya mengakhiri.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu