gerbang baru nusantara

DPRD Jatim Dorong Exit Tol Magetan untuk Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Lokal

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan mengusulkan pembangunan exit tol di wilayah Kabupaten Magetan.

Syaiful Anam
Minggu, 08 Juni 2025
Bagikan img img img img
Agus “Black Hoe” Budianto, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan mengusulkan pembangunan exit tol di wilayah Kabupaten Magetan.

Usulan ini disampaikan oleh Agus “Black Hoe” Budianto, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, yang menilai pentingnya pintu keluar tol di Magetan sebagai strategi memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung sektor-sektor strategis daerah.

“Kami mendorong agar pemerintah mempertimbangkan secara serius pembangunan exit tol Magetan. Ini bukan hanya soal akses, tetapi soal pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah,” kata Agus di Surabaya, Minggu (8/6/2025).

Menurut DPRD Jatim, keberadaan exit tol akan membuka akses langsung menuju destinasi wisata unggulan seperti Telaga Sarangan, sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha kecil, kuliner lokal, hingga sektor perhotelan dan penginapan.

“Jika akses jalan semakin mudah, maka jumlah wisatawan akan meningkat. Ini tentu berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) serta membuka peluang kerja dan usaha bagi masyarakat sekitar,” jelas Agus.

Dalam pandangan Komisi D yang membidangi pembangunan, Magetan memiliki potensi ekonomi besar di sektor pariwisata, pertanian, dan peternakan. Oleh karena itu, infrastruktur jalan harus menjadi prioritas untuk mendukung distribusi hasil bumi sekaligus menggerakkan sektor pariwisata berbasis alam dan budaya.

Pembangunan infrastruktur juga dianggap sebagai strategi pemulihan ekonomi pascapandemi yang nyata, karena menyentuh langsung aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

Selain itu, DPRD Jatim mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam proyek pelebaran jalan Maospati–Magetan yang saat ini tengah berjalan. Proyek ini dinilai sebagai bagian integral dari upaya membuka akses dan meningkatkan mobilitas masyarakat.

“Kami berharap pengerjaan pelebaran jalan dilakukan dengan serius, profesional, dan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kualitas jalan harus dijaga karena ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan pengguna,” tegas Agus.

DPRD Jatim juga menegaskan bahwa pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat terhadap setiap proyek infrastruktur, baik dari aspek teknis, anggaran, maupun dampaknya bagi masyarakat.

“Kami akan pastikan tidak ada penyimpangan. Semua pihak yang terlibat dalam proyek harus bekerja transparan dan bertanggung jawab. Pembangunan yang bermutu harus jadi komitmen bersama,” pungkas Agus.

Dengan mendorong adanya exit tol di Magetan, DPRD Jawa Timur berharap terjadi akselerasi pembangunan di wilayah barat provinsi yang selama ini belum maksimal tersentuh konektivitas tol.

“Wilayah barat Jawa Timur harus menjadi bagian dari arus utama pembangunan. Exit tol ini adalah pintu masuk untuk membawa Magetan menuju era baru sebagai daerah yang maju, kompetitif, dan berdaya saing tinggi,” tutup Agus.

 

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu