Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Usulkan Model KSO untuk Maksimalkan Pemanfaatan Aset Daerah
Dalam rapat paripurna DPRD Jawa Timur, Ketua DPRD Musyafak Rouf menyoroti lambatnya pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemanfaatan aset daerah yang belum optimal. Ia menyebut sejumlah aset seperti Taman Candra Wilwatikta dan JX International belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan PAD.
Surabaya, 8 Mei 2025 – Dalam rapat paripurna DPRD Jawa Timur, Ketua DPRD Musyafak Rouf menyoroti lambatnya pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemanfaatan aset daerah yang belum optimal. Ia menyebut sejumlah aset seperti Taman Candra Wilwatikta dan JX International belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan PAD.
Musyafak mencontohkan Taman Candra Wilwatikta yang sangat potensial untuk event besar, namun agenda acara besar belum banyak digelar di sana. Selain itu, di JX International, sejumlah keluhan dari vendor terkait biaya sewa dan fasilitas parkir yang kurang memadai menjadi penghambat penyelenggaraan event.
Untuk itu, Musyafak mengusulkan penerapan model Kerja Sama Operasional (KSO) antara pemerintah atau BUMD dengan pihak ketiga sebagai strategi optimalisasi aset. Sistem bagi hasil dari KSO diharapkan dapat menghadirkan jaringan dan strategi yang lebih baik untuk memaksimalkan manfaat aset.
Di sisi lain, Musyafak mengapresiasi realisasi pendapatan daerah tahun 2024 yang mencapai Rp35,48 triliun, melampaui target awal sebesar 10,34 persen. PAD tercatat mencapai 111,2 persen dari target, dengan pendapatan transfer dan pos lain-lain pendapatan sah juga melampaui target.










