gerbang baru nusantara

Yang Penting Bagaimana Memberikan Pelayanan Transportasi Terbaik kepada Masyarakat Jawa Timur

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melaunching pengoperasian Bus Trans Jatim Koridor VI rute Mojokerto- Sidoarjo pada, Senin (26/5/2025). Layanan dengan nama Patih Gajah Mada singkatan Gagah Jelajah Medan Darat ini digratiskan mulai hari ini, sampai 2 Juni 2025 mendatang.

Norah Hasanah
Selasa, 17 Juni 2025
Bagikan img img img img
Miseri Effendy SH, MH, anggota Komisi D, DPRD Provinsi Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melaunching pengoperasian Bus Trans Jatim Koridor VI rute Mojokerto- Sidoarjo pada, Senin (26/5/2025). Layanan dengan nama Patih Gajah Mada singkatan Gagah Jelajah Medan Darat ini digratiskan mulai hari ini, sampai 2 Juni 2025 mendatang.

Sedangkan mulai 3 Juni 2025, penumpang umum hanya dikenakan tarif Rp5.000. Sementara pelajar dan santri cukup membayar Rp2.500 untuk sekali perjalanan.  Yang bisa dilakukan secara tunai maupun nontunai melalui QRIS dan Kartu Uang Elektronik (KUE) seperti e-money, Brizzi, dan Flazz.

Ini merupakan salah satu komitmen Pemprov Jatim dalam menyediakan transportasi publik bertarif ekonomis yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Yang diharapkan memperlancar mobilitas warga, dan mengurangi kemacetan. namun juga mendukung upaya pengurangan kemacetan dan polusi, dan mendorong transformasi sistem transportasi di wilayah Gerbangkertosusila .

Menurut anggota Komisi D DPRD Provinsi Jatim dari Fraksi Demokrat, Miseri Effendi, SH, MH, fungsi Trans Jatim tidak hanya menyangkut konektivitas antar daerah. Tapi juga berdampak pada perputaran pertumbuhan ekonomi.

"Nah, terkait dengan Trans Jatim ini Memberikan dampak Kepada masyarakat yang sangat luar biasa . Harapan kami Tran ini tidak hanya di sekitaran wilayah Surabaya dan sekitarnya, tapi juga bisa dikembangkan di wilayah barat seperti Madiun altau di wilayah timur, Tapalkuda. Karena selama Trans ini bisa dikembangkan di beberapa wilayah, tentu akan membawa dampak perekonomian suatu daerah menjadi lebih maju. Seperti di daerah pemilihan saya, Dapil Jatim IX, yang dikembangkan di sana adalah terkait dengan kepariwisataan. yang akan mengoneksi antara Magetan, ada Sarangan, Ponorogo dibangun Museum Reok, Pacitan, Gua Gong, dan Laut, Trenggalek dengan JLS. " jelas politisi Demokrat ini.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa kalau dikoneksi dengan adanya bis Trans, tentu apa yang didapat oleh masyarakat yang ada di situ akan membawa perkembangan, kemajuan, pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan.

"Jadi tidak hanya bagaimana mempermudah arus transportasi di daerah itu, tapi juga berdampak, kepada perputaran roda ekonomi yang ada di daerah ini," tambahnya.

" Harapan saya Trans Jatim ini bisa dikembangkan, tidak hanya di wilayah di sekitaran Surabaya, tapi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Bisa dikembangkan baik di wilayah timur, Tapalkuda, wilayah barat, Mataraman, maupun di wilayah Madura. " harapnya.

Namun pihaknya juga mempertimbangkan nasib tranportasi umum lainnya seperti angkot dan ojek. Disampaikannya ketika rapat dengan Diahub Provinsi Jatim, pihaknya menanyakan apakah konsep Trans ini ke profit atau non-profit.

"Kami berharap Trans  ini arahnya bukan profit, tapi arahnya bagaimana memberikan pelayanan publik, pelayanan masyarakat. Tapi kalau arahnya sudah profit, kemudian ditangani oleh dinas, tentu juga tidak linier. Karena kalau profit ini seharusnya ditangani oleh sebuah badan, yang mana badan usaha milik daerah. Selama itu ditangani oleh dinas perhubungan, maka kami sangat berharap. lebih diutamakan adalah bagaimana memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat Jawa Timur." pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu