DPRD Jatim Dukung Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih, menyambut positif program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas pemerintah Prabowo melalui Kementerian Sosial.
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih, menyambut positif program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas pemerintah Prabowo melalui Kementerian Sosial. Ia menilai program ini berpotensi besar memutus rantai kemiskinan jika outcome-nya terukur dan tepat sasaran.
"Kalau output-nya adalah lulusan, maka outcome-nya harus bisa dilihat dari seberapa besar program ini memutus mata rantai kemiskinan di keluarga anak-anak tersebut. Itu luar biasa," ujar Hikmah, Senin (23/6/2025).
Ia menegaskan bahwa akar kemiskinan terletak pada minimnya akses pendidikan. Oleh karena itu, SR yang memberikan pendidikan gratis dan berasrama dinilai bisa menjadi solusi.
Namun, ia mengingatkan agar kurikulum SR selaras dengan kebutuhan anak-anak miskin. "Kurikulumnya harus menjawab kepentingan anak-anak miskin, agar mereka bisa melanjutkan studi atau memiliki kompetensi kerja. Dan itu harus dipikirkan juga dari sisi pembiayaannya," jelasnya.
Hikmah mendorong agar SR juga memperkuat pendidikan vokasi agar lulusan siap bersaing di dunia kerja. Ia menilai model boarding school membuat siswa lebih mandiri dan kompetitif dibanding sekolah reguler.
"Sepanjang SR bisa membuktikan memutus mata rantai kemiskinan di keluarga masing-masing siswa, itu sangat bagus dan patut didukung," ujarnya, menegaskan.










