Rasiyo Ajak Masyarakat Serap Program Pemerintah Lewat Pengajian: Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM
Anggota DPRD Jawa Timur dari Komisi E, Rasiyo menggelar penyerapan aspirasi masyarakat (reses) tahap II tahun 2025 di Kembang Kuning gang 2 Surabaya pada Selasa (1/7/2025).
Anggota DPRD Jawa Timur dari Komisi E, Rasiyo menggelar penyerapan aspirasi masyarakat (reses) tahap II tahun 2025 di Kembang Kuning gang 2 Surabaya pada Selasa (1/7/2025).
Rasiyo menyampaikan pentingnya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dalam setiap kegiatan, termasuk dalam forum-forum pengajian.
Dalam kesempatannya, Rasiyo menjelaskan berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Rasiyo yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan hingga Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, menegaskan bahwa dirinya memahami dinamika pendidikan di akar rumput.
"Saya di Komisi E yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan sosial. Maka saya ingin mendengar langsung apa keresahan masyarakat, terutama soal akses pendidikan dan kesehatan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rasiyo menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Sekolah Rakyat dan Makan Gratis. Sekolah Rakyat, yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga sangat miskin, termasuk asrama dan pembinaan keagamaan secara gratis. Makan Gratis bagi siswa PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK yang dibiayai dari anggaran provinsi sebesar Rp800 miliar, dengan dukungan tambahan dari pemerintah pusat hingga mencapai Rp 3 triliun.
Rasiyo mengatakan subsidi Pendidikan untuk siswa SMA/SMK swasta yang tidak tertampung di sekolah negeri.
"Tahun ini ada lebih dari 72.000 siswa yang tidak diterima di sekolah negeri. Mereka akan mendapat bantuan Rp 1 juta per siswa per tahunnya," jelasnya.
Rasiyo juga menjelaskan adanya program koperasi "Merah Putih" di setiap RW yang akan didukung modal dari pemerintah. Ia juga menyinggung tentang akses bantuan permodalan UMKM tanpa bunga.
"Kalau selama ini sulit cari modal, apalagi bunganya tinggi, pemerintah sekarang bantu langsung, bisa Rp 25 juta atau Rp 50 juta, tanpa bunga," katanya.
"Saya hadir di sini bukan hanya karena minta dukungan, tapi karena saya harus mewakili masyarakat secara nyata. Saya ingin agar seluruh kebijakan itu benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan," ujar Rasiyo.
Di akhir sesi, Rasiyo juga menyinggung rencana penyaluran seragam gratis bagi pelajar dan pengajian, serta program pembangunan infrastruktur berbasis aspirasi masyarakat melalui mekanisme anggaran DPRD. Semua itu, menurutnya, merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab tantangan masyarakat.
"Saya bukan hanya bicara, tapi juga bagian dari tim anggaran dan Pansus RPJMD Jawa Timur. Maka apa yang saya sampaikan, insya Allah bisa saya perjuangkan," pungkasnya.










