Lakukan Reses Adam Rusydi di Waduli Banjir dan Pelatihan untuk UMKM
Anggota DPRD provinsi Jatim Adam Rusydi, M.Pd melaksanakan tugas Penyerapan Aspirasi Masyarakat tahap II di perumahan Pucang Indah, desa Pucang, kecamatan Sidoarjo.
Anggota DPRD provinsi Jatim Adam Rusydi, M.Pd melaksanakan tugas Penyerapan Aspirasi Masyarakat tahap II di perumahan Pucang Indah, desa Pucang, kecamatan Sidoarjo.
Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jatim ini mengundang 135 ojol perempuan, disamping hadir juga Lurah desa Pucang, ketua RW dan RT perumahan Pucang Indah.
Menghadapi ras terkuat di dunia ini, Adam lumayan kewalahan. Disamping berbagai permintaan diajukan, Adam juga diprotes, dan dimintai modal kerja.
Namun pria muda berparas tampan ini begitu sabar menghadapi perilaku emak-emak. Bahkan Adam dengan gaya santai dan guyonan, menimpali pertanyaan dan permintaan mereka.
"Kalau panjenengan nantang saya, saya tantang balik kalau bu Ani serius betul. Karena kendalanya itu begini, pertama saya sampaikan karena sudah kami berikan pelatihan menjahit plus mesin jahitnya. Kendala mereka kesulitan mencari order. Kami sudah berikan pelatihan serba digital, bagaimana bisa menjual di online, menawarkan ke teman-teman komunitas, tapi tidak ada respon," terang ketua DPD partai Golkar Sidoarjo ini.
Adam menjelaskan, selama 3 tahun menjabat sebagai ketua DPD partai Golkar Sidoarjo, dari 100 orang yang mengikuti pelatihan menjahit, hanya 1 orang yang benar-benar sukses.
"Kenapa dia bisa sukses sementara yang lain malah gagal total. Bahkan mesin jahitnya malah dijual. Yang sukses ini tidak pernah berhenti mencoba, tidak pernah berhenti berinovasi. Memang tidak mudah. Butuh kesungguhan, butuh perjuangan yang panjang. Dan tidak pernah berputus asa," ujar Adam.
Adam menuturkan, siapapun diberikan kesempatan untuk mendapatkan fasilitas pelatihan plus modal kerja. Adam cuma berharap agar kesempatan tersebut dipergunakan dengan sebaik-baiknya.
Kalau ingin sukses, berjuanglah, berusahalah dengan sungguh-sungguh. Dan yakinlah bahwa kesuksesan itu tidak datang begitu saja, harus diraih dan butuh waktu panjang dengan proses yang tidak mudah, tapi bisa berhasil kalau diperjuangkan.
"Kalau masalah banjir, saya akan tagih ke bapak Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. dan ibu Hj. Mimik Idayana. Mereka bilang sudah membuat site plan, sudah di mapping, mereka harus bertanggungjawab, harus membuktikan janji-janjinya. Golkar yang mengusung mereka, kita akan malu kalau janjinya tidak dipenuhi. Sidoarjo harus bebas banjir," tukasnya.










