Legislator Lailatul Qodriyah Sosialisasi Pencegahan Kematian Ibu Melahirkan
Tingginya angka kematian ibu melahirkan di Jawa Timur membuat prihatin anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah.
Tingginya angka kematian ibu melahirkan di Jawa Timur membuat prihatin anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah. Dalam reses II tahun 2025 di Desa Kunir kabupaten Lumajang ini, selain serap aspirasi, Lailatul juga melakukan sosialisasi pencegahan kematian ibu melahirkan dan pencegahan perceraian akibat pernikahan dini.
"Aspirasi kepada ibu muslimat NU menginginkan adanya perbaikan fasilitas dan majelis taklim," ujar politisi asal PKB tersebut.
Dalam kesempatan itu, Lailatul Qodriyah juga melakukan sosialisasi pencegahan kematian ibu melahirkan karena Muslimat NU mempunyai bidang kesehatan untuk dapat melakukan penyuluhan kepada masyarakat.
"Secara struktural, Muslimat NU selalu bersinergi dengan pemerintah dalam pencegahan kematian ibu melahirkan," katanya.
Sosialisasi ini untuk menerangkan pentingnya makanan bergizi mulai dari bayi dilahirkan anak hingga ibu hamil. Makanan bergizi tidak harus yang mahal harganya, karena di makanan tradisional juga memiliki kandungan gizi tinggi.
Selain itu, Lailatul juga sosialisasi pencegahan perceraian akibat pernikahan dini. Untuk mencegah perceraian dini, Muslimat NU bekerja sama dengan Kementerian Agama Lumajang dan majelis taklim untuk memberi penyuluhan agama pentingnya usia matang dalam pernikahan.
"Jika sudah matang, karena sudah memiliki persiapan baik lahir dan batin, maka pernikahan akan langgeng. Sebaliknya, jika masih dini melakukan pernikahan maka perceraian bisa banyak," pungkasnya.










