gerbang baru nusantara

Usulan Sulitnya Berjualan Produk UMKM di Taman Purwaasri, Selain Problem Penerangan PJU dann Irigasi

Gelar kegiatan reses hari pertama Khusnul Arif S. Sos, anggota DPRD Jatim dari fraksi Nasdem digelar di gedung Graha Muslimat NU Kabupaten Kediri yang terletak di desa Paron, tepatnya di jalan Puskesmas, 521 Kalang, Ngasem, Kediri.

Norah Hasanah
Minggu, 13 Juli 2025
Bagikan img img img img
Foto bersama Khusnul Arif S. Sos dengan Ketua Nasdem Kediri, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri dan konstituen

Gelar kegiatan reses hari pertama Khusnul Arif S. Sos, anggota DPRD Jatim dari fraksi Nasdem digelar di gedung Graha Muslimat NU Kabupaten Kediri yang terletak di desa Paron, tepatnya di jalan Puskesmas, 521 Kalang, Ngasem, Kediri . Dihadiri sekitar 150 pengurus anggota Muslimat NU dari dua korcam( Koordinator Wilayah Kecamatan) yang terdiri dari 13 korcam wilayah Kediri. Meliputi Korcam Gurah, Papar, Pare, Kandangan, Ploso klaten, Badas, Kunjang, Kayen Kidul, Purwoasri, Pelemahan, dari Paron . Sepanjang acara  reses II tahun 2025 di Dapil Jatim 8 ini  berjalan meriah dan lancar. Seperti diketahui, reses merupakan agenda rutin yang digelar tiap tiga bulan sekali.

Dra Hj Mudawamah M. Hi selaku ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri mengatakan keinginan agar acara ini menjadikan semua anggota Muslimat memahami dengan baik, terkait kerja anggota DPRD Jatim, terutama kaitannya dengan kinerja dan kegiatan sebagai anggota Komisi D DPRD Jatim

Sementara dalam sambutannya pria yang juga menjabat wakil ketua Komisi D DPRD Jatim ini juga mengatakan bahwa sudah sering menggelar reses di lokasi yang sama terakhir November 2024 kemarin. Dalam sambutannya,  ia mengatakan bahwa muslimat ini populasinya di atas 100 ribu. Populasi penduduk kabupaten ini ada sekitar 1,6 juta.  Kalau  dikalikan dengan jumlah keluarga,  jadi ada 300 sampai 400 ribu orang. Tentunya aspirasi yang kemudian disampaikan hari ini adalah potret dari harapan-harapan setidaknya seperempat atau sepersekian warga Kabupaten adalah  harapan aspirasi akan produktif.  Masukan-masukan seperti ini akan terus berlanjut menjadi bagian dari usulan yang kemudian disampaikan ke dinas terkait. Dan sebagian besar juga melibatkan kewenangan kabupaten maupun pemerintah desa. Maka sinergi dan kolaborasi antara provinsi maupun kabupaten menjadi penting. Beberapa pertanyaan atau aspirasi yang dari kabupaten, Insya Allah juga nanti akan dikomunikasikan dengan rekan-rekan  di kabupaten sendiri.

"Monggo disampaikan kalau ada aspirasi lintas Komisi juga boleh, tidak melulu soal  Komisi D, kami memastikan insfrastruktur, seperti jalan propinsi 79,3 km meliputi  jalan Kediri- Nganjuk. Di Pare kearah Kandangan, Badas dan Tunglur, arah selatan di Kandat dan Ringinrejo yang merupakan jalan propinsi. Juga permasalahn irigasi 1000-3000 hektar yang menjadi ranahnya  propinsi Jatim harus berjalan baik.. Semua permasalahan yang dulu pernah disampaikan pada reses tahun kemarin sudah kami fasilitasi dan konfirmasikan ke dinas terkait " kata Khusnul Arif dalam sambutan awalnya

"Perbaikan jalan Tulungrejo, Tarokan, Tunglur, Sukoto sudah kami hadirkan BJJ Bina Marga untuk diskusi bersama guna perbaikannya Bila ada yang perlu diperbaiki, mohon disampaikan di reses ini, sehingga bisa segera kami tindak lanjuti" ujar politisi Nasdem ini.

"Selain perbaikan jalan mohon di tambah lampu penerangan, jalan Tunglur ke utara juga irigasi pertanian, pada ngebor sendiri sendiri sehingga akhirnya pengairan tidak merata. Nah, mohon bantuan bagainana pengairan bisa merata" kata Bu Ema, salah satu penanya yang langsung dijawab Khusnul Arif dengan mengatakan, pihaknya berjanji akan melakukan kunjungan untuk memastikan apakah masuk ranah kabupaten atau propinsi.

Lebih jauh Khusnul Arif mengatakan persoalan  lampu penerangan di jalur jalan propinsi sudah dikomunikasikan kepada dinas propinsi terkait langkah yang akan diambil. Pihaknya juga  sudah komunikasi awal dengan Kepala Dinas Perhubungan, kemudian sudah didisposisikan ke jajarannya.  Dalam waktu dekat akan dilakukan kunjungan bersama dinas perhubungan.

"Nanti juga tentunya saya melibatkan kepala desa, melibatkan camat yang kemudian menjadi ketempatan titik di mana lampu penerangan provinsi ini ada.   Harapannya bisa lebih detail, tidak setengah-setengah. Jadi dishub wilayah kita hadirkan bersama-sama. supaya tuntas supaya itu jelas tentunya'. Jadi memang kalau lampu penerangan yang  di jalan provinsi ini dominasinya mati itu banyak. Selain mati ada yang redup, ada yang kemudian ketutupan pohon. Ya inise betulnya perlu komunikasi dan kolaborasi dengan pindah marka juga kaitannya ketutupan pohon.  Ini sudah ranahnya Bina Marga.  Komunikasi awal , sudah ada bahasan dan insya Allah segera dilakukan secara bersama untuk pemetaan dan pemilihan mana yang nanti prioritas kemudian dilakukan permajaan atau perbaikan.  Termasuk menyusun skala prioritas mana yang harus diperbaiki. Termasuk upaya penggunaan lampu dengan tenaga solar sel. " katanya.

Sementara Ibu Zulfa dari Purwasari, menanyakan jalan terowongan bawah jembatan rel kereta api Purwaasri  yanng baru dibangun tiga bulan lalu,  ternyata  atap semkin rendah, aspal semakin dalam, bahu jalan semakin sempit. Ketika hujan banjirnya semakin dalam .  Masalah kedua,  pedagang UMKM di Taman Purwaasri mengalami kesulitan  menjual produk UMKM. Mereka saat ini  bingung cari tempat jualan. dan minta bantuan bagaimana ke depannya bisa tetap dapat rejeki.

Bur Nurjati dari PAC Kandangan. menyampaikan bahwa ada 24:TK kecamatan Kandangan di jalan Malang, 'karena berdirinya tahun 2017  yang sebelumnya, jumlah muridnya kisaran 1-2 bulan namun sekarang sudah mencapai jumlah 70 murid kelompok A-B juga berkebutuhan khusus. Pihaknya memohon bantuan bangunan untuk pengembangan pendidikan . Yang dibutuhkan perbaikan gedung. Kedua,  juga ditambah sekolah SD karena sudah ada TK harusnya ada wadah SD NU yang kebetulan tempatnya sudah ada.

"Harapan kami, Bapak bisa rawuh dan membantu kami" pinta Bu Nurjati.

"Akan kami akomodir, kemudian menjadi bagian dari perencanaan saya nanti ketika ini memang bisa disalurkan melalui  pokir 2027. , insya Allah akan menjadi bagian dari usulan. Tapi kalau pun nanti kalau bisa ada program sinergitas dan itu bisa peruntukannya untuk pembangunan, ya juga akan kami komunikasikan. Intinya usulan-usulan yang sudah masuk ini akan kami rekap, kami fasilitasi, kami sampaikan. ke dinas terkait pengampu OPD masing-masing. " ujar politikus yang berlatar belakang pengusaha ini.

Namun anggota dari Dapil Jatim 8 ini mengingatkan bahwa syarat utama lembaga penerima harus berbadan hukum. Juga mengingatkan bahwa jumlah yang harus dibantu ada 29 kecamatan di kabupaten dan 3 kecamatan di kota sehingga permintaan bisa diajukan di pokir tahun 2027.

"Jadi target dan sasaran bantuan prioritas harus benar benar dipilah pilah dengan cermat agar tepat sasaran dan efektif.' tambahnya.

Menyanggupi usulan dari ibu Umi Nafisah, ketua PAC Papar  yang minta normalisasi problem alih fungsi pengairan,  pihaknya megatakan bahwa  seperti kalen dari anak sungai di desa Kampung Baru pihaknya meminta warga mengkomunikasikan bersama warga ke pihak desa.   Tapi pihaknya berjanji akan melakukan kunjungan ke wilayah itu untuk melihat langsung  permasalahan yang ada.

Lebih lanjut pIhaknya juga meminta warga agar menjalin komunikasi dengan kades di wilayah agar mengfasilitasi rencana sidak wilayah yang utuh perbaikan penerangan mengalami masalah supaya tuntas.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu