Prabowo Komitmen Pengentasan Kemiskinan, Harisandi Savari: Kemiskinan di Madura Harus Dientas
Presiden Prabowo diharapkan memberikan perhatian terhadap masyarakat Madura dalam komitmennya membebaskan rakyat dari kemiskinan.
Presiden Prabowo diharapkan memberikan perhatian terhadap masyarakat Madura dalam komitmennya membebaskan rakyat dari kemiskinan.
"Tentunya dengan mendengar pidato pak Prabowo kemarin dalam pidatonya di sidang tahunan punya komitmen untuk mengentas kemiskinan. Tentunya harapan terbesar kami selaku wakil rakyat dari Madura berharap ada perhatian khusus untuk masyarakat di Madura," ujar anggota DPRD Jawa Timur Harisandi Savari, Sabtu (16/8/2025).
Politisi PKS ini mengatakan dalam pidatonya tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menurunkan kemiskinan ekstrem hingga nol persen dalam waktu sesingkat-singkatnya. Melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang baru dibentuk, program penanggulangan kemiskinan dan penguatan pendidikan dirancang agar tepat sasaran, menyentuh langsung keluarga berpenghasilan terendah di seluruh Indonesia.
"Tentunya program untuk pengentasan kemiskinan tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat Madura," jelas ketua Kadin Pamekasan ini.
Kemiskinan di Pulau Madura, kata dia,masih membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) per Maret 2024, empat kabupaten di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, mencatatkan angka kemiskinan yang cukup tinggi.
Kabupaten Sampang memiliki persentase kemiskinan tertinggi, yakni 20,83 persen, disusul Bangkalan (18,66 persen), Sumenep (17,78 persen), dan Pamekasan (13,41 persen).
"Dengan total jumlah penduduk miskin yang mencapai ratusan ribu jiwa di setiap kabupaten, kemiskinan ekstrem menjadi masalah yang menghambat perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut,"jelasnya.










