gerbang baru nusantara

Komisi E Ajak Mahasiswa Hadapi Tantangan Pendidikan Digital

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengajak mahasiswa baru untuk siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks di era digital. 

Anik Hasanah
Selasa, 19 Agustus 2025
Bagikan img img img img
Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo saat menjadi pembicara di Unesa (Foto: Humas Dewan Jatim)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengajak mahasiswa baru untuk siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks di era digital. Hal ini disampaikan dalam talkshow yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selasa (19/8/2025), dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Dalam kesempatan tersebut, Cahyo menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi dunia pendidikan Indonesia, mulai dari kesenjangan akses, rendahnya literasi digital, hingga kurikulum yang dinilai belum relevan dengan kebutuhan zaman. "Kemajuan teknologi jangan sampai mengikis nilai-nilai seperti kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab," ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu juga mengutip data dari Programme for International Student Assessment (PISA) yang menunjukkan bahwa Indonesia masih berada di peringkat ke-74 dari 79 negara dalam hal kemampuan membaca, matematika, dan sains. “Ini menandakan pelajar kita masih under perform dalam aspek fundamental pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, pelajar Indonesia ke depan tidak hanya dituntut untuk cakap secara akademik, tetapi juga harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi yang sangat cepat. Menurutnya, kesiapan mental menjadi aspek penting dalam menghadapi tantangan global.

"Tantangan pelajar ke depan akan jauh lebih berat, maka dari itu persiapan harus dimulai dari sekarang," ucapnya.

Talkshow yang mengusung tema “Tantangan Pendidikan di Indonesia dan Menjadi Mahasiswa Ideal di Era Gen-Z” ini menghadirkan narasumber dari dua latar belakang berbeda. Format interaktif acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang kondisi pendidikan saat ini.

Melalui kegiatan ini, FISIPOL UNESA berharap mahasiswa baru tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga termotivasi untuk berpikir kritis dan aktif dalam menciptakan perubahan. Diskusi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif mahasiswa sebagai agen transformasi.

Acara ini mendapat respons positif dari peserta yang antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan selama sesi diskusi. Dengan semangat kolaboratif, kegiatan ini diharapkan mendorong mahasiswa untuk menjadi pribadi adaptif dan kontributif dalam pembangunan bangsa.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu