gerbang baru nusantara

Dedi Irwansyah Instruksikan Kader Tidak Berlebihan di Ruang Publik

Ketua Komisi A DPRD Jatim, Dedi Irwansyah, menginstruksikan kader Demokrat untuk menjaga etika dan tidak bersikap berlebihan di ruang publik pasca demo Grahadi.

Norah Hasanah
Jumat, 12 September 2025
Bagikan img img img img
Ketua Komisi A DPRD Jatim, Dedi Irwansyah, menyerukan agar kader Demokrat menjaga etika di ruang publik.

Seruan Menjaga Kerukunan di Tengah Aksi Demo

Politisi Partai Demokrat yang juga Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansyah, mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dan persatuan pasca maraknya aksi demonstrasi yang berujung pada pembakaran Gedung Negara Grahadi Surabaya. Kondisi ini memantik keprihatinan mendalam dari berbagai pihak.

“Surat Edaran Gubernur sudah jelas. Kami di Komisi A juga mengimbau seluruh stakeholder untuk menjaga kerukunan. Jawa Timur ini rumah kita, mari kita rawat bersama,” ujar Dedi saat ditemui di DPRD Jatim, Kamis (04/09/2025).

Peristiwa di Grahadi menjadi perhatian publik luas. Dedi menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar aksi dilakukan dengan tertib dan mengedepankan etika.

“Boleh menyampaikan aspirasi, tapi salurkan dengan cara yang baik. Grahadi itu bukan sekadar aset pemerintah, tapi juga simbol kultur Jawa Timur,” ujarnya.

Pernyataan ini juga sejalan dengan tanggapan Khusnul Arif terkait benda purbakala di Kediri pasca demonstrasi yang menegaskan pentingnya menjaga warisan daerah walaupun sedang menyampaikan aspirasi.


Dorongan Dialog dan Persatuan

Dedi menambahkan, dirinya telah bertemu dengan kelompok Cipayung Plus dan pemuda lintas iman untuk mengajak semua pihak menahan diri, menjaga pikiran, serta menyatukan energi demi kebaikan bersama. Sekedar diketahui, dalam audiensi Cipayung Plus ke DPRD Jatim lanjutan, mahasiswa menyampaikan 15 tuntutan aspirasi dan diterima oleh jajaran pimpinan DPRD.

“Dialog dengan berbagai pihak sangat penting. Intinya, kita harus sama-sama memahami kondisi saat ini, menyatukan sikap, tenaga, dan pikiran untuk menjaga Jawa Timur agar lebih sehat dan maju,” jelasnya.


Instruksi Kader dan Teladan Pejabat Publik

Lebih lanjut, Dedi menekankan agar kader Partai Demokrat tidak bersikap berlebihan di ruang publik. Menurutnya, para elit politik dan pejabat publik sebaiknya menjadi teladan dengan menampilkan sikap sederhana.

“Bagi ASN dan pemerintah Jawa Timur, mari kita tunjukkan budaya adi luhung, tata krama yang baik. Jangan menonjolkan sesuatu secara berlebihan. Apalagi kondisi ekonomi sedang sulit sehingga potensi kecemburuan sosial cukup tinggi. Mari kita jadi pemimpin yang memberi teladan untuk menciptakan Jawa Timur yang aman dan damai,” pungkasnya.

Pernyataan ini juga senada dengan Sri Wahyuni yang merayakan HUT Partai Demokrat dengan acara sederhana, sebagai contoh sikap rendah hati yang patut ditiru.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu