DPRD Jatim Bagikan 1.000 Paket Sembako di Hari Jadi Provinsi
Peringati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jatim, DPRD bagikan 1.000 paket sembako dan gelar wayang kulit bersama warga Krembangan. Erick Komala dan Rasiyo turut hadir serahkan paket.
Wujud Kepedulian DPRD Jatim kepada Warga Sekitar
SURABAYA — DPRD Jawa Timur membagikan 1.000 paket sembako kepada warga sekitar kantor DPRD, khususnya warga Kelurahan Krembangan, Surabaya. Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-80, Jumat (14/11/2025) sore.
Pembagian paket sembako ini diwakili oleh dua anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya, Rasiyo dan Erick Komala, yang menyerahkan bantuan secara langsung di halaman Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya.
“Alhamdulillah, ini sudah kedua kalinya DPRD Jawa Timur memberikan bantuan kepada warga sekitar Krembangan dan sekitarnya. Hari ini jumlahnya sekitar 1.000 paket sembako sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat sekitar dan kepedulian lingkungan,” ujar Rasiyo, politisi Partai Demokrat, dalam keterangannya.
(Baca Selengkapnya: Harisandi Savari Apresiasi Guyub Nobar di DPRD Jatim)
Pagelaran Wayang Kulit sebagai Puncak Perayaan
Rasiyo menambahkan, puncak perayaan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur adalah Pagelaran Wayang Kulit oleh dalang asal Pacitan, Ki Purbo Asmoro, dengan lakon “Meruwat Jawa Timur, Meruwat Indonesia”. Pagelaran ini juga dimeriahkan oleh para pelawak legendaris Srimulat seperti Cak Kirun, Tessy, dan Marwoto.
“Gelaran wayang ini sangat ditunggu warga, khususnya warga Surabaya, karena sudah lama tidak ada acara seperti ini di depan kantor DPRD Jatim. Apalagi juga tersedia layanan tes kesehatan gratis dan bazar UMKM,” papar mantan Sekdaprov Jatim tersebut.
(Baca Selengkapnya: Ketua DPRD Jatim: HUT ke-80 Momentum Reflektif Sarat Makna)
Ungkapan Terima Kasih kepada Warga
Senada dengan Rasiyo, Erick Komala dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi DPRD Jatim kepada warga yang telah menjaga lingkungan sekitar gedung dewan.
“Ini juga sebagai ungkapan terima kasih karena warga sekitar turut menjaga kantor DPRD Jawa Timur saat maraknya aksi demonstrasi anarkis beberapa waktu lalu. Berkat mereka, kantor tetap aman,” jelas politisi muda yang juga berasal dari Surabaya.
Erick juga berharap pagelaran wayang kulit dengan lakon “Meruwat Jawa Timur, Meruwat Indonesia” mampu menarik perhatian generasi muda pada kekayaan budaya daerah.
“Harapannya, Ki dalang mampu mengemas wayang kulit dengan kreatif sehingga generasi muda tertarik dan bisa memahami pesan moral yang disampaikan,” pungkasnya.










