Sudah Rusak, JLS di Kabupaten Blitar Layak Segera Diperbaiki
Heri Romadhon meminta pemerintah segera memperbaiki kerusakan JLS Serang–Tambakrejo Blitar yang berlubang dan longsor, meski belum dioperasikan resmi, karena telah membahayakan warga pengguna jalan.
Heri Romadhon Minta Pemerintah Segera Perbaiki JLS Serang–Tambakrejo
SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Heri Romadhon, meminta pemerintah segera memperbaiki Jalur Lintas Selatan (JLS) Serang–Tambakrejo di Kabupaten Blitar yang saat ini mengalami kerusakan dan berlubang di sejumlah titik.
“Meski belum resmi dioperasionalkan, beberapa titik JLS Serang–Tambakrejo sudah berlubang,” ujar politisi PAN tersebut, Kamis (04/12/2025).
Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Blitar itu, kondisi ini memicu banyak keluhan masyarakat. “Warga sudah menggunakan jalan tersebut sehingga sangat membahayakan jika kerusakan dibiarkan,” tuturnya.
Ia menambahkan, selain kondisi jalan yang berlubang, tebing di sisi kanan dan kiri JLS juga mengalami longsor.
“Kondisi ini terjadi di beberapa titik JLS Serang–Tambakrejo. Pemerintah daerah juga sudah mengingatkan warga agar hati-hati,” tandasnya.
Pembangunan JLS Blitar Terus Berlanjut Hingga 2026
Pemerintah telah menyelesaikan pembangunan ruas JLS Serang–Tambakrejo sepanjang 12,85 km, yang menghubungkan dua desa di Kabupaten Blitar. Pembangunan ini bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah selatan, mempermudah akses wisata pantai, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah juga masih melanjutkan pembangunan Lot 2 (Bululawang–Sidomulyo–Tambakrejo) dan Lot 3 (Serang–Sumbersih dan seterusnya). Target keseluruhan JLS Blitar direncanakan rampung pada tahun 2026.
Baca Selengkapnya: Dalam proses pembangunan JLS di wilayah selatan Jawa Timur tahun lalu, DPRD Jatim telah menegaskan perlunya percepatan pembangunan serta kolaborasi lintas pihak
Baca Selengkapnya: Sikap DPRD Jatim untuk memastikan pemerintah pusat melanjutkan pembangunan JLS secara konsisten juga pernah disampaikan sebelumnya
JLS Berperan Penting untuk Akses Ekonomi dan Wisata
JLS menjadi jalur strategis yang menghubungkan berbagai kawasan wisata pantai di Blitar dan wilayah selatan Jawa Timur. Keberadaan jalur ini telah membuka akses desa, mempersingkat waktu tempuh, serta mendukung distribusi logistik dan sektor pariwisata.
Kerusakan ruas yang sudah digunakan masyarakat sebelum diresmikan membuat kebutuhan perbaikan mendesak, baik untuk keselamatan maupun keberlanjutan fungsi ekonomi jalur tersebut.










