DPRD Jatim Bantu Mesin Panen Canggih untuk Petani Purwotengah Kediri
DPRD Jatim menyerahkan combine harvester senilai Rp500 juta untuk petani Purwotengah, Kediri. Bantuan ini diharapkan menekan biaya panen hingga 50 persen dan meningkatkan efisiensi produksi.
KEDIRI — Desa Purwotengah, Kecamatan Papar—salah satu lumbung padi di Kabupaten Kediri—resmi menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) Inari Combine Harvester RG118 dari DPRD Jawa Timur. Bantuan ini diberikan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan efisiensi panen di tingkat desa.
Bantuan dengan nilai investasi Rp500 juta tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif. Ia menegaskan bahwa penyediaan alsintan ini merupakan bagian dari program sinergi DPRD Jatim dan Pemprov Jatim dalam memperkuat kemandirian petani.
“Selama ini masyarakat terpaksa menyewa alat panen dengan biaya mencapai Rp350 ribu sampai Rp700 ribu per 100 ru. Dengan bantuan ini, ketergantungan terhadap alat sewaan bisa dikurangi,” ujar Khusnul, Minggu (07/12/2025).
Solusi atas Tingginya Biaya Panen dan Keterbatasan Alat
Desa Purwotengah dipilih karena memiliki sekitar 200 hektare sawah dengan komoditas utama padi. Melalui bantuan tersebut, kelompok tani kini memiliki akses langsung terhadap alat panen modern berkapasitas besar.
Khusnul menjelaskan bahwa pengelolaan mesin akan menjadi tanggung jawab Kelompok Tani Sumber Makmur Sentosa, namun tetap berada dalam pengawasan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri. Petani yang ingin menggunakan cukup mengajukan permohonan resmi kepada poktan.
“Dinas akan memberikan pelatihan manajerial agar alat ini dirawat dan dimanfaatkan maksimal dalam jangka panjang,” tambahnya.
Petani: Efisiensi Biaya Panen Bisa Turun Lebih dari 50 Persen
Ketua Kelompok Tani Sumber Makmur Sentosa, Muhammad Yazid Fauzi, mengungkapkan bahwa alat panen selama ini sulit didapatkan karena antrean yang panjang dan biaya sewa tinggi. Dampaknya, jadwal panen kerap mundur dan merugikan petani.
“Dengan mesin ini, biaya operasional bisa berkurang lebih dari 50 persen. Ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Pemerintah Desa: Tepat Sasaran untuk Desa Pertanian
Kepala Desa Purwotengah, Adi Setiono, menilai bantuan tersebut sangat strategis karena lebih dari 80 persen warga desa bergantung pada pertanian padi.
“Kami sudah memiliki hand tractor dan pompa diesel, tapi baru kali ini menerima alat pertanian dengan nilai investasi sebesar ini. Sangat bermanfaat bagi desa,” kata Adi.
Dukungan DPRD Jatim Konsisten pada Sektor Pertanian
Langkah ini sejalan dengan berbagai agenda DPRD Jatim dalam mendukung produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Baca Selengkapnya: Penegasan dukungan DPRD untuk peningkatan sistem pertanian modern dengan peningkatan swasembada dan agenda pertanian
Harapan: Panen Lebih Efisien dan Produktivitas Meningkat
Dengan hadirnya combine harvester tersebut, proses panen di Purwotengah diharapkan berlangsung lebih cepat, hemat biaya, dan minim kehilangan hasil panen (losses). Pemerintah desa dan DPRD Jatim sama-sama berharap produktivitas pertanian desa dapat meningkat signifikan.










