gerbang baru nusantara

Jalan Menuju Lumajang via Dampit Rawan Longsor, DPRD Jatim Imbau Warga Waspada

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Siadi, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Dampit menuju Lumajang setelah longsor menutup badan jalan di Desa Tirtomoyo, Kabupaten Malang. Intensitas hujan tinggi dan kondisi geografis perbukitan menjadi faktor utama bencana.

Try Wahyudi
Jumat, 15 Mei 2026
Bagikan img img img img
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Siadi, mengingatkan warga agar waspada melintasi jalur Dampit-Lumajang yang rawan longsor akibat hujan deras berkepanjangan.

Longsor Tutup Jalur Provinsi di Desa Tirtomoyo

Surabaya – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Siadi, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat melintas menuju Kabupaten Lumajang melalui jalur Dampit, Kabupaten Malang. Imbauan tersebut disampaikan menyusul tingginya intensitas hujan yang memicu longsor di kawasan tersebut.

“Titik longsor menutup badan jalan di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Bencana ini dipicu hujan deras berdurasi panjang yang mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis malam (14/05/2026),” kata politisi Partai Golkar itu pada Jumat (15/05/2026).

Menurut Siadi, material longsor sepanjang sekitar 4 meter dengan lebar mencapai 10 meter menimbun ruas jalan provinsi. Akibatnya, kendaraan dari kedua arah sempat tidak dapat melintas.

“Oleh sebab itu, saya mengimbau kepada warga untuk berhati-hati ketika melintas di jalur tersebut,” ujarnya.

Curah Hujan Tinggi dan Kondisi Geografis Jadi Pemicu

Siadi menjelaskan, kondisi geografis wilayah Dampit yang didominasi perbukitan terjal dan tanah lembap menjadi faktor utama penyebab longsor. Situasi tersebut diperparah dengan tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Curah hujan deras selama beberapa hari menyebabkan tanah jenuh air dan retak, terutama di dekat tebing,” jelasnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi cuaca pada Mei 2026 didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan deras sporadis berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari dengan suhu berkisar 22–29 derajat Celsius.

Kondisi ini membuat masyarakat yang melintasi jalur penghubung Malang-Lumajang diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

DPRD Jatim Dorong Mitigasi dan Respons Cepat Bencana

Peringatan terkait potensi longsor di wilayah Jawa Timur sebelumnya juga beberapa kali disampaikan DPRD Jawa Timur. DPRD menilai mitigasi bencana dan percepatan penanganan infrastruktur menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat di kawasan rawan longsor.

baca selengkapnya:

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu