Peringati Hari Lahir Pancasila, Deni Wicaksono Ingatkan Pesan Persatuan Bung Karno
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat menjadikan Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai momentum menghidupkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Deni Wicaksono Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
SURABAYA – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan bahwa tugas generasi saat ini bukan sekadar memperingati Hari Lahir Pancasila, melainkan memastikan nilai-nilai yang digagas para pendiri bangsa tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari, kerja-kerja politik, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Deni saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Surabaya, Senin (01/06/2026).
Dalam amanatnya, Deni mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk kembali memaknai pidato Bung Karno pada Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 1 Juni 1945 sebagai sumber inspirasi dalam menjaga Indonesia yang majemuk, berdaulat, dan berkeadilan.
Menurutnya, Pancasila lahir dari pergulatan pemikiran yang mendalam mengenai masa depan bangsa. Para pendiri negara memilih jalan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan yang dimiliki Indonesia.
“Bung Karno menyampaikan bahwa Indonesia didirikan untuk semua. Semangat itu tetap relevan hingga hari ini. Pancasila adalah fondasi yang mempersatukan bangsa sekaligus penuntun dalam menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Deni.
Baca Selengkapnya: Sri Wahyuni menegaskan Pancasila sebagai benteng bangsa dalam menghadapi tantangan era digital dan dinamika global
Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan dan Kebijakan Publik
Deni menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai slogan atau sekadar diperingati setiap tahun. Menurutnya, Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari kehidupan bermasyarakat hingga pengambilan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Karena itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut mengingatkan bahwa generasi saat ini memikul tanggung jawab untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan.
“Pancasila lahir dari pemikiran besar tentang masa depan Indonesia. Tugas generasi sekarang adalah memastikan nilai-nilai itu tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari, dalam kerja-kerja politik, serta dalam pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurut Deni, pengamalan nilai-nilai Pancasila juga perlu diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan karakter kebangsaan, dan budaya literasi di tengah masyarakat.
Baca Selengkapnya: Komisi E DPRD Jatim menyoroti rendahnya tingkat literasi dan pentingnya budaya membaca untuk meningkatkan kualitas pendidikan
Semangat Gotong Royong dan Keberpihakan kepada Rakyat
Deni juga menyoroti pentingnya menjaga semangat gotong royong sebagai sari pati Pancasila. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, persatuan nasional harus terus dirawat, sementara keberpihakan kepada rakyat harus menjadi arah setiap kebijakan dan tindakan.
Nilai keberpihakan kepada rakyat tersebut, lanjutnya, harus diwujudkan dalam respons terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, termasuk isu ketenagakerjaan dan perlindungan pekerja.
Baca Selengkapnya: DPRD Jatim terus mengawal aspirasi pekerja terkait PHK dan outsourcing sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat pekerja
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dengan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta doa bersama. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan tingkatan organisasi menjadi simbol komitmen untuk terus merawat semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, dan meneruskan cita-cita Indonesia merdeka sebagaimana diperjuangkan para pendiri bangsa.
Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi pengingat bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi persaudaraan, gotong royong, dan tekad bersama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.










