Sering Ada Pemadaman Listrik di Malang Raya, Siadi Terima Laporan Dampak bagi Pelaku UMKM
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Siadi meminta PLN memberikan penjelasan terkait seringnya pemadaman listrik di Malang Raya. Ia menilai gangguan listrik yang terjadi berulang kali telah merugikan pelaku UMKM, menghambat aktivitas ekonomi, dan menimbulkan ketidakpastian bagi masyarakat.
DPRD Jatim Minta PLN Transparan Soal Pemadaman Listrik
SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Siadi, menyoroti seringnya pemadaman listrik berkala di wilayah Malang Raya yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, PT PLN perlu memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai penyebab pemadaman listrik yang terjadi secara berulang agar masyarakat memperoleh kepastian informasi.
"Kami berharap pihak PLN menjelaskan kepada publik di Malang Raya mengenai penyebab pemadaman listrik berkala tersebut," kata Siadi, Jumat (12/06/2026).
Politikus Partai Golkar asal Malang itu menilai kejelasan informasi sangat penting untuk mengurangi keresahan masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha yang aktivitasnya bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Pemadaman Listrik Dinilai Hambat Aktivitas Ekonomi dan UMKM
Siadi mengatakan pemadaman listrik yang terjadi di Malang Raya berdampak langsung terhadap perputaran roda perekonomian masyarakat. Gangguan pasokan listrik tersebut memicu kerugian nyata bagi pelaku usaha, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ia mengaku menerima banyak laporan dan keluhan dari pelaku UMKM terkait frekuensi pemadaman listrik yang dinilai semakin mengganggu aktivitas usaha mereka.
"Banyak pelaku UMKM mengadu kepada saya agar menyampaikan kepada pihak PLN untuk mengakhiri seringnya pemadaman listrik," ujarnya.
Menurut Siadi, pemadaman yang terjadi pada jam-jam operasional menyebabkan transaksi usaha terhenti, pelanggan beralih ke tempat lain, dan pelaku usaha kehilangan potensi pendapatan harian.
"Ketidakpastian jadwal pemadaman, yang sering kali terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya, serta lamanya durasi pemadaman sangat merugikan masyarakat di Malang," tegasnya.
Keluhan tersebut menunjukkan bahwa stabilitas pasokan listrik tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas dan keberlangsungan usaha masyarakat.
Stabilitas Pasokan Energi Dinilai Penting bagi Pertumbuhan Ekonomi
Siadi berharap pemerintah dan PLN dapat segera mengambil langkah perbaikan agar gangguan pasokan listrik tidak terus berulang dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
DPRD Jawa Timur selama ini juga memberikan perhatian terhadap isu ketahanan energi dan pemerataan akses layanan energi bagi masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap pembangunan proyek LPG Plant Tuban yang dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan energi daerah dan nasional.
Baca Selengkapnya:
-
DPRD Jatim mendukung penguatan infrastruktur energi guna menjaga ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah
-
DPRD Jatim mendorong pemerataan akses listrik bagi masyarakat sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik
-
DPRD Jatim menyoroti pentingnya perlindungan dan jaminan layanan bagi masyarakat dalam berbagai sektor pelayanan publik
Diketahui, masyarakat Malang Raya mengeluhkan seringnya pemadaman listrik yang disebut terjadi secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kondisi tersebut umumnya terjadi pada siang hari saat aktivitas ekonomi masyarakat sedang berlangsung sehingga menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap kegiatan usaha dan pelayanan publik.










