gerbang baru nusantara

DPRD Jatim Apresiasi Program DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh di Gresik

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni mengapresiasi peresmian Program DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Kabupaten Gresik. Program tersebut menghadirkan 166 unit Rumah Layak Huni yang dilengkapi infrastruktur dasar sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Gegeh Bagus S
Minggu, 02 Agustus 2026
Bagikan img img img img
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni mengapresiasi peresmian Program DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Kabupaten Gresik.

Penataan Permukiman Kumuh Dinilai Harus Dilakukan Secara Terpadu

GRESIK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang meresmikan 166 unit Rumah Layak Huni melalui Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Menurut Sri Wahyuni, program tersebut menunjukkan bahwa penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga didukung penyediaan infrastruktur dasar dan penataan lingkungan.

"Program yang diresmikan Pak Menko AHY ini patut diapresiasi. Penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga memastikan akses jalan, sanitasi, air bersih, drainase hingga pengelolaan sampah tersedia dengan baik," ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Rumah Layak Huni Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Politikus Partai Demokrat tersebut menilai konsep pembangunan terpadu yang diterapkan di Desa Campurejo layak dijadikan contoh bagi daerah lain di Jawa Timur yang masih memiliki kawasan permukiman tidak layak huni.

Menurutnya, penyediaan rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup.

"Rumah layak huni adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika masyarakat memiliki tempat tinggal yang sehat dan nyaman, maka kualitas hidup, kesehatan, hingga produktivitas mereka juga akan meningkat," katanya.

Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Perlu Diperkuat

Sri Wahyuni juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam merealisasikan pembangunan kawasan tersebut.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pengentasan kawasan kumuh karena kebutuhan anggaran relatif besar apabila hanya mengandalkan APBN maupun APBD.

"Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat. Pemerintah daerah juga perlu aktif mengusulkan program DAK tematik dan menggandeng dunia usaha agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya," tuturnya.

Baca Selengkapnya:

DPRD Dukung Replikasi Program di Daerah Lain

Sri Wahyuni berharap keberhasilan penataan kawasan seluas 7,11 hektare yang dihuni 288 kepala keluarga atau sekitar 1.152 jiwa tersebut dapat direplikasi di wilayah lain di Jawa Timur.

Menurutnya, DPRD Jawa Timur akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas permukiman dan kesejahteraan masyarakat.

"DPRD Jawa Timur tentu akan mendukung kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama program-program yang mampu mengurangi kawasan kumuh, menekan angka kemiskinan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga," tegasnya.

Sebelumnya, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY meresmikan kawasan Rumah Layak Huni Program DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Gresik. Program tersebut menghasilkan 166 unit rumah yang terdiri atas 102 rumah baru, 43 rumah hasil renovasi, dan 21 unit yang dibangun melalui dukungan CSR.

Selain pembangunan rumah, kawasan tersebut juga dilengkapi jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tandon air, dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu