Antisipasi Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2, Agung Mulyono Minta Uji Kelayakan Kapal Diperketat
Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur Agung Mulyono meminta Dinas Perhubungan, syahbandar, dan instansi terkait memperketat uji kelayakan kapal penyeberangan serta mendukung investigasi menyeluruh atas kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep.
DPRD Jatim Dorong Pengawasan Ketat Perizinan Kapal
SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Agung Mulyono, meminta Dinas Perhubungan Jawa Timur, syahbandar, dan instansi terkait memperketat pengawasan terhadap penerbitan izin operasional kapal penyeberangan. Permintaan itu disampaikan menyusul musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia.
Menurut Agung, setiap kapal yang akan beroperasi harus dipastikan memenuhi seluruh persyaratan keselamatan sebelum memperoleh izin berlayar.
"Saya ingatkan jangan sembarangan untuk kapal melayani penyeberangan," ujar politikus Partai Demokrat tersebut, Senin (3/8/2026).
Uji Kelayakan Harus Dilakukan Secara Menyeluruh
Agung menegaskan bahwa uji kelayakan kapal harus menjadi prosedur wajib guna mencegah terulangnya kecelakaan transportasi laut.
Ia meminta tim Dinas Perhubungan bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap kondisi kapal sebelum memberikan izin operasional.
"Tim Dishub maupun pihak terkait terlebih dahulu memeriksa kelayakannya. Jangan sampai kapal yang tak layak dipaksa melayani penyeberangan," tegas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur yang akrab disapa Pak Dokter tersebut.
Dukung Investigasi Penyebab Kebakaran
Selain penguatan pengawasan, Agung juga mendesak dilakukannya investigasi secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.
Menurutnya, hasil investigasi harus menjadi dasar evaluasi guna memperkuat sistem keselamatan pelayaran di masa mendatang.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pemerintah akan segera melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
"Pemerintah segera meluncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut," tegas AHY.
Proses Evakuasi Masih Berlangsung
Berdasarkan data yang disampaikan dalam naskah, sebanyak 236 penumpang dan awak KMP Mutiara Sentosa 2 berhasil dievakuasi setelah kebakaran yang terjadi di perairan Sumenep pada Minggu (2/8/2026). Lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Hingga Senin (3/8/2026), tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian sembari mencocokkan jumlah korban yang dievakuasi dengan data manifes penumpang.
Baca Selengkapnya:
-
Abdul Halim Ketua Komisi D samnpaikan belasungkawa bagi korban insiden KMP Mutiara Sentosa 2 dan desak investigasi menyeluruh juga penguatan standar keselamatan transportasi laut agar insiden serupa tidak lagi terulang
-
Senada, Abrari Dapil XIV Madura juga tekankan pemeriksaan ketat bagi seluruh kapal pengangkut penumpang pasca insiden KMP Mutiara Sentosa 2
-
Siadi Komisi D DPRD Jatim sambut program pemerintah remajakan kapal untuk nelayan di Dapil VI Malang Raya










