gerbang baru nusantara

Ketua DPRD Jatim Dorong IKAPETE Segera Bentuk Koperasi

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf mendorong PW IKAPETE Jatim membentuk koperasi untuk menghimpun potensi jaringan alumni dan memperkuat gerakan ekonomi secara terstruktur.

Gegeh Bagus S
Kamis, 01 Oktober 2026
Bagikan img img img img
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Musyafak Rouf berdiskusi dengan jajaran PW IKAPETE Jatim mengenai rencana pembentukan koperasi alumni di Gedung DPRD Jatim, Surabaya.

SURABAYA — Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Musyafak Rouf mendorong Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (PW IKAPETE) Jawa Timur segera membentuk koperasi sebagai wadah untuk menghimpun dan mengembangkan potensi ekonomi jaringan alumni.

Dorongan itu disampaikan saat Musyafak menerima silaturahmi jajaran PW IKAPETE Jatim di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Rabu (30/09/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah program pemberdayaan ekonomi yang tengah menjadi perhatian organisasi alumni Pesantren Tebuireng. Informasi mengenai pertemuan dan rencana koperasi tersebut juga dipublikasikan Tebuireng Online pada 1 Oktober 2026. 

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PW IKAPETE Jatim meminta arahan terkait pengembangan gerakan ekonomi berbasis jaringan alumni agar dapat dikelola secara lebih terarah dan berkelanjutan.

IKAPETE Dorong Penguatan Ekonomi Alumni

Ketua PW IKAPETE Jatim menyampaikan silaturahmi tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengembangan program ekonomi organisasi.

Menurutnya, Musyafak memiliki kedekatan dengan Pesantren Tebuireng karena merupakan bagian dari jaringan alumninya. Tebuireng Online menyebut Musyafak merupakan lulusan SMA A. Wahid Hasyim (AWH) Tebuireng tahun 1984. SMA AWH sendiri merupakan unit pendidikan formal tingkat menengah di lingkungan Pesantren Tebuireng.

“Kami sengaja sowan ke sini untuk meminta arahan dan bimbingan dari Ketua DPRD Jatim. Bagi kami, beliau bukan sekadar pejabat publik, tetapi juga sosok senior dan panutan karena beliau merupakan alumni Pesantren Tebuireng, lulusan SMA A. Wahid Hasyim (AWH) tahun 1984,” ujarnya.

Ia berharap arahan tersebut dapat membantu program penguatan ekonomi IKAPETE Jatim berkembang secara terstruktur dan memberikan manfaat lebih luas.

Musyafak Dukung Pembentukan Koperasi IKAPETE

Merespons rencana tersebut, Musyafak menyatakan dukungannya terhadap pembentukan koperasi sebagai wadah ekonomi bagi jaringan alumni.

“Kami siap mendorong dan membantu secara penuh terbentuknya koperasi IKAPETE Jatim. Kehadiran koperasi sangat dibutuhkan hari ini sebagai pilar utama untuk menggerakkan roda ekonomi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Musyafak menilai jaringan alumni Pesantren Tebuireng yang tersebar di berbagai wilayah memiliki potensi yang dapat dihimpun melalui wadah ekonomi bersama.

Menurutnya, koperasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengorganisasi potensi tersebut agar kegiatan ekonomi alumni tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kalau potensi besar jaringan alumni ini dihimpun melalui wadah resmi seperti koperasi, gerakan ekonomi yang dibangun akan jauh lebih terstruktur, solid, dan membawa manfaat nyata bagi kemaslahatan umat,” ujarnya.

Dukungan terhadap pembentukan koperasi tersebut perlu ditempatkan sebagai dorongan Musyafak kepada organisasi alumni. Pembentukan badan hukum, pengelolaan, keanggotaan, modal, dan kegiatan usaha koperasi tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan perkoperasian yang berlaku.

Koperasi Sebagai Wadah Pemberdayaan Ekonomi

Dorongan terhadap penguatan koperasi juga memiliki korelasi dengan perhatian DPRD Jatim terhadap pengembangan ekonomi berbasis masyarakat.

Dalam kegiatan reses di Balongbendo pada Juli 2026, anggota DPRD Jatim Benjamin Kristianto juga membahas penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bersama masyarakat. Namun, konteks KDMP tersebut berbeda dengan rencana koperasi IKAPETE karena koperasi yang didorong Musyafak dalam pertemuan ini berbasis jaringan alumni Pesantren Tebuireng. 

Baca selengkapnya: DPRD Jatim turut memberikan perhatian terhadap penguatan koperasi sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat

Musyafak berharap jaringan alumni yang luas dapat menjadi modal sosial untuk mengembangkan kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

Pembentukan koperasi, menurutnya, dapat menjadi salah satu langkah untuk mengubah potensi jaringan tersebut menjadi gerakan ekonomi yang lebih terorganisasi. (geh)

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu