Rawan Terpapar Corona, Stok APD Di Rumah Sakit Dan Puskesmas Di Bangkalan Menipis
Rawan Terpapar Corona, Stok APD Di Rumah Sakit Dan Puskesmas Di Bangkalan Menipis
Rawan Terpapar Corona, Stok APD Di Rumah Sakit Dan Puskesmas Di Bangkalan Menipis
Satu Rumah Sakit dan 22 puskesmas di Kabupaten Bangkalan Madura minim perhatian untuk mendapatkan Alat Pelindung Diri(APD) khususnya untuk penanganan korona di wilayah tersebut. Padahal, keberadaan tenaga medis di Rumah Sakit dan Puskesmas sangat rentan untuk tertular korona.
“Banyak yang mengadu saya kalau APD minim. Kalau tak segera dipenuhi tentunya mereka tenaga medis rawan tertular korona. Padahal semua tahu kalau sebaran corona di Jawa Timur saat ini semakin hari semakin meluas. Ini harus diperhatikan oleh Pemprov Jatim,”ungkap Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Jatim Nasih Aschal saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (30/3/2020).
Pria yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim ini mengatakan sebelumnya Pemprov Jatim mengirimkan 100 APD di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dan 1000 masker di puskesmas se Bangkalan saat ini sudah habis.
“Sampai hari ini keberadaannya sudah habis, sehingga perlu dibantu lagi dari Pemprov. Kami harap kekurangan ini segera teratasi sebagai upaya untuk minimalisir sebaran korona di Bangkalan,”jelasnya.
Nasih menambahkan, perlunya penambahan APD tersebut mengingat setiap pendatang yang akan masuk ke Madura, khususnya saat mudik harus melewati pemeriksaan terlebih dahulu di Puskesmas setempat.
“Mudik adalah budaya dari masyarakat Madura. Jadi harus dicarikan jalan keluarnya untuk meminimalisir sebaran korona ini. Oleh sebab itu, salah satu caranya yaitu setiap pemudik harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu di puskesmas,”tandasnya.










