gerbang baru nusantara

Bansos Pandemi Tak Kunjung Diterima Warga, Komisi E Pertanyakan BPBD Jatim

Bansos Pandemi Tak Kunjung Diterima Warga, Komisi E Pertanyakan BPBD Jatim

Rofik Hardian
Senin, 04 Mei 2020
Bagikan img img img img

Bansos Pandemi Tak Kunjung Diterima Warga,  Komisi E Pertanyakan BPBD Jatim

Dampak bencana non alam pandemi virus covid -19 sangat dirasakan semua kalangan, sehingga semua masyarakat merasakan dampak dari pandemi wabah corona 19 ini. 

Apalagi sejak Provinsi Jawa Timur menetapkan wilayah Jatim di beberapa wilayah nya PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar)  otomatis segala aktifitas masyarakat mulai di batasi dan konsekuensinya pemerintah harus memberikan bantuan yang bersifat tunai maupun non tunai (paket sembako) . Namun hingga beberapa hari PSBB berlaku masih banyak masyarakat yang belum mendapat bantuan dari pemerintah.  

Melihat fakta dilapangqn para wakil rakyat yang duduk di Komisi E DPRD Jatim yang membidangi kesejahteraan rakyat langsung memanggil pihak Pemprov khususnya Dinsos dan BPBD Jatim yang menangani soal bantuan masyarakat di Jawa Timur karena mereka sangat menunggu bantuan dari Pemerintah akibat dampak PSBB tersebut.

Wakil Ketua Komisi E Ir. Artono mengatakan pihaknya menilai Pemerintah tingkat 1 Kurang intens koordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga ini salah satu penyebab terlambatnya bantuan dari Pemprov Ke masyarakat. 

"Seharusnya Pemprov dalam hal ini BPBD Jatim harus pro aktif koordinasi dengan Pemkot/ Pemkab setempat sehingga tidak terjadi miskomunikasi yang menyebabkan tidak singkronnya data yang ada di lapangan , " tegas Politisi PKS ini. 

Sementara itu Kepala BPBD Jatim Subhan menampik kalau pihak Pemprov. lambat dalam penyaluran anggaran akibat dampak covid-19 tersebut. 

Menurutnya hingga kini bantuan dari pemerintah provinsi belum sampai ke tangan warga Jatim di karenakan pihak Pemkot maupun Pemkab belum menyerahkan rekening terkait penyaluran anggaran bagi masyarakat yang ada di wilayah masing - masing. 

"Hari ini Pemprov Jatim akan melakukan koordinasi lewat Daring terhadap Pemkot/ Pemkab di seluruh wilayah Jawa Timur untuk mempertanyakan kenapa kok belum menyetorkan nomor rekening supaya sesegera mungkin Pemprov Jatim memberikan anggaran sebesar Rp. 450 Milyar untuk di bagikan di 38 Kabupaten/ Kota di seluruh Jawa Timur akibat Dampak Pandemi wabah corona ini, “ Ungkap Subhan

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu