Komisi E DPRD Jawa Timur menilai perlunya sosialisasi dan promosi dengan menyisir anak sekolah mulai kelas TK hingga SMA. Bahkan ke perguruan tinggi dan masyarakat umum.
"Jangan sampai anak bangsa lupa akan sejarah," harap Angggota Komisi E DPRD Jatim, Hari Putri Lestari, saat melakukan kunjungan di Museum Pasuruan , Jumat 5 Februari 2022
Meski baru dua tahun beroperasi yakni sejak tahun 2019, Lestari meminta agar fasilitas dan benda yang dipamerkan perlu dipamerkan.
Politisi asal PDIP itu menyayangkan jika museum Pasuruan tidak melakukan promosi untuk wisata karena lokasinya dekat dengan wisata Tretes objek lainnya. Untuk itu, ia menilai perlu kerjasama dengan perusahaan travel atau tempat wisata untuk dibuatkan paket kunjungan.
Mengingat di tengah pandemi covid-19 membutuhkan persiapan panjang. Begitu kondisi sudah normal, sudah maksimal.
Meski pandemi covid-19, Lestari berharap pengelola museum bisa meniru wisata yang aman dengan menerapkan protokol Kesehatan. Dengan begitu,
bisa menyesuaikan Namun mempunyai target.
"Ini dibagian paket yang wajib dikunjungi seperti di negara di Eropa, di Jepang, di beberapa negara yang modern ada paket wisata, perpustakaan aja menjadi paket wisata. Apalagi museum," tuturnya.
Lestari optimis Rakyat Indonesia sangat memperhatikan menghargai kebudayaan leluhur maupun peninggalannya. Untuk itu perlu sosialisasi melalui pamvlet, buku, media sosial seperti instagram, facebook. Pengelola museum bisa membuatkan mini video tentang peninggalan kerajaan terdahulu atau sejarah lain yang menarik.
DPRD sangat berharap agar ada program detail untuk mempromosikan museum. Komisi E akan mendukungnya penuh, termasuk anggaran.
"Tidak perlu anggaran besar yang penting kreativitas dari pengelola. Jadi sekiranya barang tidak menarik, tapi dengan pengelolaan yang menarik bisa," pungkasnya.
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur










