gerbang baru nusantara

Gus Iwan Sebut Jika Seseorang Shalatnya Baik Maka Allah SWT Akan Menuntunnya

Gus Iwan Sebut Jika Seseorang Shalatnya Baik Maka Allah SWT Akan Menuntunnya

Yuli Iksanti
Senin, 15 Maret 2021
Bagikan img img img img
Dr H Achmad Iwan Zunaih mengungkapkan bahwa Isra' Mi'raj merupakan momentum paling penting dalam perjalanan kehidupan manusia. Bukan hanya sekedar memaknai bahwa Isra' Mi'raj menjadi peringatan bagi manusia untuk menjalankan ibadah shalat. Tetapi lebih kepada Keinginan Allah SWT yang menjadikan shalat itu sebagai pondasi dalam penempaan mental dan akhlak manusia.
 
Achmad Iwan Zunaih atau yang biasa dipanggil Gus Iwan ini lebih lanjut menjelaskan, Alquran yang menyatakan terkait masalah Isra' Mi'raj itu, subhanalladzi asro biabdihi jadi asro biabdihi ini di sini artinya Dijalankan.
 
"Jadi itu bukan berarti nabi Muhammad berjalan sendiri, tidak tetapi asro dijalankan. Dijalankan ini bisa kita ambil hikmah dari pemahaman ayat ini adalah, bukan Rasulullah yang sakti sehingga Rasulullah itu bisa seperti itu. Perjalanan dari Mekah ke Baitul maqdis dan Sidratul Muntaha itu ditempuh dalam satu malam, bukan Rasulullah yang sakit, tapi di situ ada campur tanganNya Allah," terang Anggota fraksi NasDem ini.
 
"Menjalankan ibadah ini ada beberapa hal yang mungkin kita ambil hikmahnya, ke pelajaran yang pertama kita sebagai manusia itu memiliki 1 sifat lemah. Sifat lemah artinya kekuasaan penuh sebenarnya ada pelajaran di sini,1 pelajaran memotivasi kepada kita sekalian agar terlihat wajib. Apapun hal itu wajib ikhtiar saja tidak cukup, kita masih tergantung kepada kitab yang lebih tinggi yaitu Al-Qur'an," sambung pemilik pondok pesantren Sunan Drajat, Lamongan ini.
 
"Pada zaman saat ini, itu saya rasa sekarang ini manusia semuanya perlu untuk  kembali dapat mempelajari sejarah. Kita mengambil hikmah dari Isra' Mi'raj karena rata-rata orang sekarang kan memandang itu hanya sesuatu yang sifatnya fisik semata, sehingga kadang-kadang usaha dapat berhasil tidak membawa-bawa Allah," lanjutnya.
 
Gus Iwan menambahkan, padahal usaha juga belum tentu menentukan atas sukses enggaknya kita. Di situ ada campur tangan Allah, jadi dua hal itu usaha dan doa, tawakal, taqwa kepada Allah merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
 
"Isra' Mi'raj bukan sekedar perjalanan dari perintah menjalankan shalat, artinya perintah untuk menjalankan shalat itu dengan perintah-perintah yang lain itu sangat berbeda. Dalam perintah menjalankan shalat, Allah langsung memanggil Rasulullah untuk dikasih perintah. Itu menunjukkan bahwa perintah yang diberikan oleh Allah kepada nabi Muhammad berupa shalat itu adalah hal yang sangat penting sekali bagi kita
sekalian," tandasnya. 
 
"Dalam rangka untuk menciptakan manusia yang sempurna menurut agama Islam, untuk menciptakan kebaikan untuk manusia itu, masalah shalat ini ya jangan ditinggalkan. Ini penting banget. Karena shalat ini termasuk antara lain itu bisa menjadikan kita asror, artinya dengan adanya kita shalat itu yang rutin, yang rajin, yang baik, itu nanti akan menjadikan Allah itu akan memperjalankan kita. Itu seperti Rasulullah," tegas Anggota komisi B ini.
 
"Ya walaupun tingkatannya tidak seperti Rasulullah, tapi Insya Allah nanti dengan adanya kita itu taat untuk menjalankan shalat yang baik, istilahnya itu tidak  menyepelekan shalat dan lain-lain, Insya Allah apabila itu kita lakukan, nanti Allah akan asro juga kepada kita, atau menjalankan kita. Walaupun bukan Isra' Mi'raj nabi Muhammad, tapi kita mungkin hidup kita itu akan dituntun Allah, akan diarahkan oleh Allah dalam hal yang lainnya," tukasnya.
 
"Di sini mungkin yang  namanya untuk mengambil hikmah Isra' Mi'raj, apabila kita kaitkan pada zaman kontemporer, zaman saat ini, saya rasa hikmah dan pesan yang bisa kita ambil satu kali lagi, bahwa Allah-lah yang berkuasa untuk semuanya itu. Tidak ada usaha yang berhasil tanpa Ridho Allah SWT," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu