gerbang baru nusantara

Komisi E Dukung BPBD dalam Penguatan Kapasitas Pengurangan Risiko Bencana

Komisi E Dukung BPBD dalam Penguatan Kapasitas Pengurangan Risiko Bencana

Gegeh Bagus S
Selasa, 25 Mei 2021
Bagikan img img img img

Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim kembali diapresiasi Komisi E DPRD Jatim. Seperti dalam lokakarya bertema “Penguatan Forum Pentahelix Untuk Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Jawa Timur 2021” di Four Points Surabaya, Senin (24/5).

 

Wakil Ketua Komisi E, Hikmah Bafaqih yang turut hadir, menyambut baik upaya BPBD Jatim dan FPRB Jatim dalam penguatan kapasitas pengurangan risiko bencana. Menurutnya, program Pemerintah maupun Non Pemerintah yang menyasar kelompok rentan dan risiko bencana ini semakin kecil. Sehingga perlu penguatan forum pentahelix pengurangan risiko bencana.

“Penguatan kapasitas pengurangan risiko bencana ini adalah kunci. Sehingga unsur pentahelix ini bisa bersama-sama melakukan promosi maupun edukasi terhadap pengurangan risiko bencana,” kata Hikmah Bafaqih.

Apa yang dilakukan BPBD Jatim, menurut Hikmah sudah sangat baik. Dengan tanggap darurat dan siap siaga, maka pengurangan risiko bencana dapat dimaksimalkan. Proses edukasi terkait kebencanaan sudah cukup bagus. Termasuk dengan dibentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jatim.

“Kita pun boleh dibilang sebagai pelaku utama. Yang harus kita lakukan pertama kali adalah meningakatkan kapasitas pengurangan risiko bencana. Baik melalui edukasi maupun dengan sosialisasi, peningkatan kapasitas pengurangan risiko bencana sangatlah penting,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap lembaga yang bekerjasama dengan Lembaga Penguatan Kemitraan Australia – Indonesia (Strengthening Indonesia Australia Partnership) untuk Penanggulangan Risiko Bencana (SIAP SIAGA). Dapat segera mempunyai rencana aksi daerah tentang pengurangan risiko bencana. dan bisa melibatkan semua unsur pentahelix.

“Semoga kerjasama ini bisa menurunkan skor Indeks Risiko Bencana (IRB) yang ada di Jatim,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD, Jatim Erwin Indra Widjaja mengaku pentingnya penguatan kapasitas pengurangan risiko bencana. Terlebih dalam hal kesiapsiagaan dan pencegahan, seperti mitigasi bencana. Selain itu perlu adanya peningkatan edukasi bencana kepada masyarakat melalui inovasi-inovasi yang sudah dilakukan BPBD Jatim.

“Dengan kegiatan lokakarya ini diharapkan IRB di Jatim akan semakin menurun. Serta Indeks Kapasitas/Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten/Kota se-Jatim terus meningkat,” ungkap Erwin.

Upaya mitigasi ini, ditambahkan Erwin, dapat dilakukan dengan kerjasama dari seluruh unsur terkait. Seluruh elemen masyarakat dapat berkolaborasi dalam upaya mitigasi bencana dan turut dalam penurunan Indeks Risiko Bencana di Jatim.

“Harapannya mitigasi bencana ini bisa berjalan dengan harmonis. Dan kolaborasi pentahelix ini dapat semakin ditingkatkan, sehingga menjadi pemicu dalam pengurangan Indeks Risiko Bencana di Jawa Timur,” pungkasnya. 

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu