Membangun Desa Sadar Hukum dan Perkuat Ketahanan Pangan
Membangun Desa Sadar Hukum dan Perkuat Ketahanan Pangan
Negara Indonesia adalah negara hukum, namun fakta di lapangan hukum kerap tajam di bawah dan tumpul ke atas, sehingga wong cilik sering menjadi korban saat berurusan dengan masalah hukum.
rnRealitas seperti itu juga kerap ditemui Andy Firasadi SH anggota DPRD Jatim dapil Lamongan-Gresik saat terjun ke masyarakat. Bahkan tidak jarang politikus berlatarbelakang pengacara (advocat) ini rela menjadi penjamin Tersangka dari kalangan wong cilik yang tersangkut masalah hukum.
rn"Persoalan hukum yang sering saya bantu adalah kasus program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang menjerat kepala desa maupun perangkat desa karena ketidaktahuan mereka dengan urusan hukum," jelas politikus asal Fraksi PDI Perjuangan, Rabu (5/10/2022).
rnOleh karena itu Andy Firasadi juga sering turun ke desa-desa untuk memberikan advocasi sekaligus membangun desa sadar hukum agar masyarakat tidak mudah dijadikan obyek saat berurusan dengan hukum.
rn"Saya yakin jika desa sadar hukum tumbuh dimana-mana otomatis kasus hukum juga bisa diminimalisir karena masyarakat patuh pada hukum," tegasnya.
rnSelain persoalan hukum, Andy juga mendorong pembangunan ketahanan pangan di tingkat desa. Mengingat, sebagian besar wilayah Kabupaten Lamongan dan Gresik adalah pertanian dan nelayan.
rn"Diantara upaya mendorong ketahanan pangan di tingkat desa adalah dengan memberi bantuan benih seperti cabai dan tanaman lain yang udah ditanam di pekarangan rumah warga," terangnya.
rnGerakan ayo menanam ini, lanjut Andy selain bisa menambah pendapatan dan kesejahteraan keluarga. "Paling tidak bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga tidak harus membeli karena bisa dipenuhi di pekarangan rumah," jelasnya.
rnApalagi di tengah kondisi dunia yang terancam krisis pangan, krisis energi dan krisis ekonomi, prinsip kemandirian sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia dan itu bisa dimulai dari keluarga.
rn"Alhamdulillah respon masyarakat juga sangat baik sehingga stigma masyarakat petani tidak sejahtera lambat laut hilang karena faktanya mereka justru bisa hidup bahagia dan sejahtera karena bisa mandiri," pungkas Andy Firasadi.
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur
Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur










