Pupuk Subsidi Petani Tambak Menunjang Keberhasilan Budidaya Ikan
Pupuk Subsidi Petani Tambak Menunjang Keberhasilan Budidaya Ikan
Persoaalan ketersediaan pupuk bagi petani di wilayah Gresik dan Lamongan masih menjadi kendala utama yang serigkali memicu persoalan baru bagi petami tambak ikan. Warga masyarakat yang berprofesi petan juga sudah, menyampaikan usulan agar distribusi pupuk yang merupakan kebutuhan vital petani bisa diatur kembali sesuai porsi kebutuhan area di setiap wilayah. Karena persoalan bukan sekedar kesulitan mengakses pupuk subsidi tetapi juga jaminan ketersediaan pupuk ketika dibutuhkan saat musim tanam. Karena ini sangat menentukan stabilitas pertanian petani tambak di wilayah dapil XIII meliputi Gresik dan Lamongan. Pupuk bersubsidi menjadi salah satu unsur penting yang dapat menunjang keberhasilan pengelolaan budidaya berbagai aneka jenis ikan di tambak. Pengurangan jatah pupuk, berdampak pada produksi ikan maupun udang yang dibudidaya,
rnKeputusan pemerintah bahwa pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan petani di bawah koordinasi Kementerian Pertanian, memang memicu kesedihan bagi para petani tambak, karena tidak lagi mendapatkan bantuan alokasi pupuk bersubsidi . Hal ini juga menimpa petani tambak di wilayah Gresik, Jawa Timur.. Sebelumnya, Dinas Perikanan Gresik, kembali mengusulkan 19.000 ton pupuk bersubsidi kepada jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
rnJuga berkoordinasi dengan DPRD Gresik dan PT Petrokimia Gresik, selaku produsen pupuk yang ada di Gresik, terkait upaya banatuan alokasi pupuk bersubsidi untuk petambak di Gresik. Kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petambak di Gresik sekitar 19.000 ton yang meliputi jenis Urea, SP 36 maupun organik. Sementara total luas lahan tambak mencapai 31.044 hektare, dengan jumlah petambak sekitar 15.188 orang.
rnBagi Petani Tambak, keterlibatan pemerintah untuk memberikan dukungan pupuk subsidi termasuk turut memantau bagaimana pemberdayaan usaha tambak yang diterapkan dapat mendukung kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Peran usaha tambak nelayan dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian bagi masyarakat. Juga membantu Pemerintah Daerah sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam hal pengambilan kebijakan yang menyangkut peningkatan peran pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.
rnMenyikap tuntutan petani tambak, pria yang biasa dipanggil Gus Iwan ini menyampaikan akan membawa usulan ini di rapat rapat komisi, anggota komisi B DPRD Jatim dari Nasdem ini juga berkoordinasi dengan dinas dinas terkait agar usulan ini bisa menjadi prioritas utama dalam program program bantuan pemerintah berkutnya dan agar bisa mendapatkan solusi sesegera mungkin. Karena bagaimanapun peran petani tambak sangat vital dalam ikut mendukung ketahanan pangan terutama menyediakan kebutuhann iklan bagi masyarkat luas.
rnUntuk itu, pria yang juga Rektor Institut Sunan Drajat (INSUD) Lamongan mengingatkan Pemerintah memberikan perhatian lebih pada nasib petani tambak khususnya di Gresik dan Lamongan. Seperti diketahui, setelah pemerintah memutuskan alokasi dan sasaran pupuk subsidi untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dimasukkan Kementerian Pertanian, per 7 Februari 2022 lalu, hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kementerian Pertanian, Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Pupuk Indonesia dengan Komisi IV DPR RI., petani tambak berhak mendapatkan subsidi pupuk kembali.










