Kolaborasi BKKBN Dan TNI Gelar Operasi Stunting di Kepulauan Madura, Dewan Jatim Beri Apresiasi
Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Zaenal Abidin mengatakan pihaknya memberikan apresiasi atas kolaborasi TNI AL bersama BKKBN yang melakukan Program Keluarga Keren Bebas Stunting di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (18/7/2023).
SURABAYA- Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Zaenal Abidin mengatakan
pihaknya memberikan apresiasi atas kolaborasi TNI AL bersama BKKBN
yang melakukan Program Keluarga Keren Bebas Stunting di Kabupaten
Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (18/7/2023).
"Kami menyampaikan terima kasih atas seluruh support, kekuatan dan
energi dari TNI AL atas penguatan pada upaya penurunan stunting. Mudah
mudahan kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan bisa direplikasi di
banyak titik daerah lain, sehingga target penurunan stunting bisa
dilakukan secara signifikan dan di maksimalkan," ucap politisi
Demokrat ini, Rabu (19/7/2023).
Mantan birokrat tersebut mengatakan berdasarkan data survei Studi
Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan Kabupaten Sumenep
merupakan salah satu kabupaten/kota dengan prevalensi stunting masih
diatas angka Jatim yaitu sebesar 21,6%. "Tetapi penurunannya sangat
signifikan dibanding tahun sebelumnya (2021),"jelas pria asal Sumenep
tersebut.
Zaenal Abidin menambahkan periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
harus difahami sejak dini yang dimulai sejak janin dalam kandungan
hingga anak berusia 2 tahun. Ini penting, untuk memastikan ibu dan
janin yang dilahirkan sehat. Karenanya, substansi inilah yang harus
difahami oleh masyarakat yang akan berkeluarga.
"Edukasi dan pemahaman yang utuh harus terus disampaikan demi
mengantisipasi peningkatan kenaikan stunting di Jatim,"jelasnya.
Sekedar diketahui,kolaborasi TNI AL bersama BKKBN yang melakukan
Program Keluarga Keren Bebas Stunting di Kabupaten Sumenep, Madura,
Jawa Timur beberapa hari lalu.Untuk pelaksanaan program tersebut,TNI
AL mengerahkan Kapal Bantuan Rumah Sakit KRI dr Radjiman
Wedyodiningrat 992 yang membawa 136 Tenaga Kesehatan untuk
melaksanakan operasi baksos kemanusiaan dan memberikan layanan
kesehatan bagi masyarakat Masalembu.
Bantuan kesehatan yang dilaksanakan antara lain Operasi Major, Bibir
Sumbing, Khitanan, Operasi Katarak, hingga pengobatan gigi dan mulut.
Tak hanya itu, sejumlah kegiatan juga digelar, diantaranya penyuluhan
edukasi gizi dan stunting, penyuluhan Keluarga Berencana, masak menu
sehat, bakti sosial dengan penyerahan paket menu sehat untuk stunting
dan Ibu menyusui.










